Ditolak Bekasi, Ahok Siapkan Alternatif Tempat Pembuangan Sampah

ahok

JAKARTA (suarakawan.com) – Kisruh pembuangan sampah DKI Jakarta ke Bantargebang, Bekasi, berbuntut panjang. Akibatnya, sampah di Jakarta mengalami penumpukan. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) pun menyediakan lima titik lokasi alternatif tempat membuang sampah-sampah tersebut, yakni di Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Setelah melalui proses berpikir yang cukup lama, Ahok pun memutuskan agar tumpukan sampah-sampah yang tak boleh dibuang ke Bantargebang ini diolah melalui mesin incinerator.

Ahok akan membangun mesin tersebut di lima titik di Jakarta, yakni Sunter, Semanan, Cakung, Marunda dan Cengkareng.

“Dengan begitu tidak ada lagi ketergantungan dengan pihak swasta seperti PT Godang Tua Jaya,” kata Ahok, seperti ditulis Jumat (6/11).

Menurut Ahok, pengelolaan sampah dengan incinerator akan menghemat biaya operasional yang selama ini anggarannya cukup besar.

“Nah ke depan harus gimana, harus bangun incinerator. Kami juga enggak mau buang di Bogor atau Bekasi kok, rugi. Kalau kita buang terlalu jauh tuh transpor rugi,” ucapnya.

“Makanya kita pengen ada 4 lokasi di Jakarta ada Sunter, Semanan, daerah Cakung, Marunda. Kita pengen Cengkareng juga ada,” tandas Ahok.

Ahok juga menilai bahwa selama ini, pasar menjadi salah satu titik penumpukan sampah di Jakarta. Ahok akan membuat incinerator juga di pasar-pasar di Jakarta.

Untuk pembangunan, dia akan menginstruksikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni Pasar Jaya untuk mengambil alih proyek tersebut.

“Kita pengen bangun incinerator terus yang di pasar saya instruksikan Pasar Jaya untuk kelola,” tukasnya. (mer/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ditolak Bekasi, Ahok Siapkan Alternatif Tempat Pembuangan Sampah"