Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Ditentang Dunia, Trump Tetap Umumkan Yerusalem Ibukota Israel

07 Dec 2017 // 12:38 // HEADLINE, INTERNASIONAL, PERISTIWA

donald-trump-rasis

WASHINGTON DC (suarakawan.com) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump hari ini secara resmi mengumumkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel dalam pidatonya di Gedung Putih.

“Hari ini kita akhirnya mengakui: Yerusalem adalah ibu kota Israel,” kata Trump, seperti dilansir harian the New York Times, Kamis (7/12).

“Ini bukan hanya pengakuan dari kenyataan yang sudah ada, tapi juga hal yang harus dilakukan.”

Pengakuan Trump ini mengakhiri kebijakan AS selama ini yang menolak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel sejak Negeri Bintang Daud itu berdiri pada 1948.

“Mengakui Yerusalem,” ujar Trump, “adalah langkah yang sudah ditunggu sejak lama untuk mempercepat proses perdamaian.”

Dalam rilis Gedung Putih soal pengumuman ini tertulis pernyataan dari Trump: “Pengumuman saya hari ini menandai pendekatan baru dalam menangani konflik antara Israel dan Palestina.”

Dengan pengumuman ini maka Trump memerintahkan Kementerian Luar Negeri AS untuk memulai proses pemindahan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Beberapa hari belakangan ini sejumlah tokoh dunia dari mulai Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz sampai Paus Fransiskus mengingatkan Trump untuk tidak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel karena hal ini akan memperkeruh suasana di Timur Tengah dan mengganggu proses perdamaian di antara kedua pihak bertikai. Namun Trump tidak mengindahkan peringatan berbagai tokoh dunia itu.(mer/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini