Distributor Semen Holcim “Dibobol” Karyawatinya

SURABAYA (suarakawan.com) – Maulud Diah (32), karyawati CV Bumi Nusantara yang ada di Jalan Margomulyo Angtropolis 46 Blok E-10 Surabaya kini harus berurusan dengan pihak yang berwajib. Pasalnya, ia terpaksa menggelapkan uang tagihan kantor guna biaya sekolah si buah hati.

Menurut, Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, modus yang digunakan Wanita yang tinggal di Jalan Dinoyo Sekolahan ini tersebut cukup sederhana yakni perusahaan temapat bekerja sebagai distributor semen Holcim pada Desember 2011 Menagih ke Sutrisno, pemilik toko Eis Batu Alam di Jl. Lidah Kulon. Uang Tagihan itu berjumlah Rp 4.450.000 tersebut tidak disetorkan ke perusahaan melainkan digunakan Maulud untuk kebutuhannya.

” Itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan tagihan sebelumnya,” kata Kompol Suparti, Minggu (26/02)

Sebelumnya, lanjut Suparti pada 10 dan 19 Oktober 2011, tersangka juga menagih Tutik, warga Kalijudan sebesar Rp 16.090.000. Jika ditotal uang tersebut mencapai Rp 20.540.000 yang tidak disetorkan.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, pihak perusahan sempat mediasi dengan Maulud. Maulud berjanji akan mengembalikan uang yang dia gelapkan tersebut. Namun dengan memasuki bulan kedua pasca mediasi sesuai dengan kesepakatan mediasi pelaku tidak tepati janjinya. Merasa dirugikan pihak perusahaan memilih jalur hukum dengan melapor ke polisi.

Dihadapan penyidik Maulud mengakui semua perbuatannya. Uang hasil tagihan itu dia gunakan untuk membayar tagihan kontrakannya sebesar Rp 4,8 juta, membayar sekolah anak dan untuk menutupi keperluan sehari-hari. (bs/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Distributor Semen Holcim “Dibobol” Karyawatinya"