Disbun Targetkan 8 Persen Rendemen Gula

Tidak ada komentar 4 views

Samsul

SURABAYA (suarakawan.com) – Guna mendukung investor tertarik dengan produksi gula di Jatim, Dinas Perkebunan Jatim menargetkan kepada pabrik gula agar berani menjamin rendemen saat masa giling bisa mencapai 8 persen.

Kepala Dinas Perkebunan Jatim, Ir Moch Samsul Arifin MMA saat dikonfirmasi, Kamis (04/08) mengatakan, penegasan rendemen 8 persen bagi PG baru itu telah disampaikan gubernur beberapa hari lalu saat peringatan Hari Krida Pertanian. Dengan target rendemen itu bagi investor baru yang berminat membangun PG di Jatim, maka pabrik gula yang dikelola PTPN X dan XI diharuskan bisa mencapai rendemen lebih dari 8 persen.

Menurut dia, peluang pendirian PG baru di Jatim ini masih terbuka lebar. Ini karena produksi gula Jatim yang cukup besar, menjadikan Jatim dikenal sebagai pemasok gula nasional tertinggi sebanyak 45 persen dari total kebutuhan konsumsi nasional.

Adapun produksi tebu nasional pada 2010 lalu mencapai 2,3 juta ton  dan Jatim menyumbang 1.014.000 ton. Untuk konsumsi sendiri bagi masyarakat Jatim pertahunnya sekitar 370 ribu ton dan untuk mamin 100 ribu ton dan sisanya atau surplus 530 ribu ton yang dibagikan untuk daerah di luar Jatim.

Pada 2014 mendatang, produksi gula nasional ditargetkan mencapai 3,5 juta ton dan Jatim ditargetkan memproduksi 1,6 juta ton. Untuk memeperoleh 1,6 juta ton, Jatim harus bisa menghasilkan produksi tebu hingga 20 juta ton. Dengan masa giling 160 hari per tahunnya, maka dari 31 PG yang ada perharinya harus menggiling 125 ribu tcd. Dengan kapasitas giling yang saat ini masih 100 rb tcd, maka masih ada sisa 25 ribu tcd yang harus digiling.

Atas keterbatasan produksi 31 PG di Jatim, maka sangat memungkinkan bisa dibangun beberapa PG baru untuk menggiling 25 ribu tcd. Dari 25 ribu tcd itu, maka bisa berpeluang dibangun lebih dari lima PG baru dengan per pabrik memiliki kapasitas 5.000 tcd.

Dari data Dinas Perkebunan (Disbun) Jatim, sebanyak lima perusahaan telah menyatakan minatnya untuk dirikan PG di beberapa daerah di Jatim. Kelima perusahaan itu, yakni PT Kebun Tebu Mas yang minati investasi di Lamongan, PT Gula di Kabupaten Mojokerto, PT Permata Tene di Kabupaten Probolinggo, PT Kencana Gula Manis di Kabupaten Blitar, dan PT RNI di Kab Malang wilayah Selatan.

Dari kelima investor yang ingin dirikan PG itu, kini hanya PT Kebun Tebu Mas yang paling agresif, karena telah presentasi pada Bupati Lamongan dan miliki beberapa surat kelengkapan izin, namun belum beli lahan tanam tebu.

Adapun wilayah yang diproyeksikan untuk bisa dibangun PG baru, yakni di wilayah peisisr Pantai Utara (Pantura) Jatim di Tuban, Bojonegoro, dan Lamongan. Tak menutup peluang pula untuk didirikan pabrik di Madura, khususnya di Bangkalan dan Sampang. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Disbun Targetkan 8 Persen Rendemen Gula"