Dipimpin Gus Ipul, Satgas Pungli Segera Laksanakan Tiga Fungsi Utama

gub-jatim-soekarwo-kukuhkan-satgas-pencegahan-dan-pemberantasan-pungli-prov-jatim-di-grahadi-2
SURABAYA (suarakawan.com) – Usai dilantik menjadi Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Pemberantasan Pungutan Liar (Pungli), Saifullah Yusuf langsung tancap gas. Ada tiga fungsi utama pembentukan satgas ini yang harus segera dilaksanakan.
“Perlu diketahui satgas Pungli ini memiliki tiga fungsi utama yang harus dilakukan dalam waktu dekat,” kata Saifullah Yusuf kepada wartawan usai dilantik oleh Gubernur Jatim Saifullah Yusuf di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (3/11).
Fungsi satgas yang pertama, menurutnya, melakukan sosialisasi pentingnya pemberantasan pungli. Sosialisasi ini termasuk di dalamnya adalah minta masyarakat aktif mengawasi dan melaporkan jika mengetahui pungli.
Tugas kedua, yaitu melakukan fungsi preventif atau pencegahan, kemudian promotif atau mempromosikan pentingnya memberantas pungli. “Jadi fungsi satgas ini adalah pengendalian internal dan mengutamakan pengawasan,” ujarnya.
Meski mengutamakan pengendalian, namun satgas ini juga memiliki fungsi untuk melakukan pengendalian dengan cara melakukan inspeksi mendadak ke beberapa kantor pelayanan milik pemerintah provinsi.
“Nanti kita juga melakukan sidak-sidak untuk memastikan kantor-kantor layanan masyarakat benar-benar bersih dari pungli,” tandas pria yang akrab dipanggil Gus Ipul ini.
Ketiga, lanjutnya, adalah melakukan penindakan. Jika ada kaitannya dengan hukum, permasalahan ini akan diserahkan ke pihak keamanan. “Jika penindakan intern, akan kita berikan sanksi mulai peringatan sampai pemecatan. Tentunya setelah kita konsultasikan ke Pak Gubernur,” ungkapnya.
Gus Ipul berharap, agar tim ini bisa berjalan dengan baik, dirinya meminta keterlibatan masyarakat untuk pro aktif melaporkan ke tim satgas jika menemukan pungli. “Saya harap masyarakat tidak hanya bicara saja. Tapi saat melaporkan juga ada bukti yang menyertai agar tidak sekadar laporan,” pungkasnya.
Bagi masyarakat, Gus Ipul juga berharap bisa aktif memantau dan melaporkan adanya pungli. Jika menemukan pungli maka bisa melaporkan ke http://jipp.jatimprov.go.id atau ke http://inspektorat.jatimprov.go.id.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim Soekarwo meminta satgas ini benar-benar bisa melakukan pencegahan. Soekarwo juga berpesan agar satgas ini juga menertibkan jika ada penarikan retribusi yang melibatkan pihak ketiga.
“Belajar dari kasus di Pelindo III, pembayaran retribusi itu jangan menggunakan pihak ketiga, harus dilakukan pihak pemerintah. Jika dilakukan pihak ketiga, pola seperti ini bisa dipakai untuk melakukan pungli,” katanya.
Menurut dia, dalam amanat undang-undang memang diperbolehkan penarikan retribusi menggunakan pihak ketiga. Tapi meski diperbolehkan, namun Soekarwo minta seluruh SKPD untuk menghentikan pelibatan pihak ketiga dalam penarikan retribusi.
Terkait pengukuhan Satgas Pungli Soekarwo, mengatakan jika satgas ini merupakan tindaklanjut dari Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 dan Peraturan Menkopolhukam Nomor 78 Tahun 2016 tentang Satgas Pungli. (Bng/rur)
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dipimpin Gus Ipul, Satgas Pungli Segera Laksanakan Tiga Fungsi Utama"