Dinilai Saksi Kunci, Nazar Minta Anas Urbaningrum Dihadirkan

JAKARTA (suarakawan.com) – Tim kuasa hukum terdakwa kasus dugaan suap Proyek Pembangunan Wisma Atlet Palembang Muhammad Nazarudin meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan menghadirkan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum

“Yang Mulia Majelis Hakim, sebelum sidang dimulai kami ingin mengajukan surat resmi. Isinya intinya meminta Majelis Hakim dihadirkan di Persidangan klien kami,” kata Salah Satu Kuasa Hukum Nazarudin, Hotman Paris Hutapea sesat sesudah Sidang dimulai di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (22/02)

Kuasa Hukum Nazarudin, dalam Surat resmi kepada Majelis hakim itu menilai Anas Urbaningrum adalah saksi kunci dalam kasus Suap Wisma Atlet. Pasalnya dalam kesaksian Mindo Rosalina Manulang memberikan kesaksian bahwa pada waktu berkantor di Tebet salah satu owner dan Pimpinan di PT Permai Grup adalah Anas Urbaningrum.

Kuasa Hukum juga berpandangan kesaksian Mindo Rosalina Manualang dan Yulianis sebelumnya yang mengantarkan Sejumlah uang hasil usaha PT Permai Grup sebesar Rp.30 miliar rupiah dan 5 juta dolar dibawa ke Bandung pada tanggal 21 Mei 2010 pada waktu Kongres pemilihan ketua Umum Partai Demokrat merupakan bukti bahwa Anas Urbaningrum adalah pemilik dan pengendali dari Permai Grup.

Mendengar permintaan itu, Ketua Majelis Hakim, Dharmawati Ningsih menyatakan menerima surat dari kuasa hukum Nazarudin itu. Selanjutnya masih kata Dharmawati, Majelis Hakim akan mempelajari terlebih dahulu surat resmi itu.

“Surat diserahkan saja. Kita akan pelajari terlebuh dahulu,” kata Dharwati Ningsih.

Saat ini Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ini sudah dimulai. Kali ini JPU menghadirkan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alfian Malarangeng sebagai saksi untuk terdakwa Muhammad Nazarudin. Sidang sendiri dimulai sekira pukul 09.30 WIB.(mad/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dinilai Saksi Kunci, Nazar Minta Anas Urbaningrum Dihadirkan"