Dinas KP Jatim Sebut Produksi Garam Stok Masih Mencukupi

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim, Heru Tjahyono

SURABAYA (suarakawan.com) – Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jatim memastikan bahwa stok untuk garam di Jatim masih mencukupi. Pasalanya produksi garam hingga desember 2017 mencapai 436,929 ribu ton.

“Produksi garam lokal kelas 1 atau premium masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri. Karena tahun 2017 mencapai 436,929 ribu ton,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim, Heru Tjahyono, di Surabaya, Selasa (6/2).

Heru menjelaskan, poduksi garam tahun 2017 naik empat kali lipat jika dibandingkan pada 2016 yang hanya mencapai 97 ribu ton.

Untuk memenuhi kebutuhan industri memerlukan 43.700 ribu ton, konsumsi masyarakat 327.300 ribu ton, dijual luar provinsi sebanyak 20.000 ton, dan  sisanya 46.000 ton dibuat untuk stok.

Saat ini luasan lahan produksi lahan menurun menjadi 8.364,1 hektar area, dari luasan sebelumnya yang mencapai 11.000 hektar area. “Artinya ada penyusutan luasan produksi 3 ribu lebih hektar area. untuk itu, kita menghimbau petani garam agar tidak mengubah tata guna lahan,” katanya.

Pada 2018, Dinas Kelautan dan Perikanan menargetkan produksi garam 700 tibu ton dengan memperbanyak geomembran, sehingga banyak petani dapat  membeli sendiri. Dengan menggunakan geomembran, tiga hari sudah bisa memproduksi garam sendiri. ” Tahun 2018 kita menyediakan 40 paket geomembran untuk kelompok masyarakat dan  Rumah garam 8 paket,” pungkasnya.

Dinas Kelautan dan Perikanan telah kerjasama dengan Universitas Trunojoyo madura untuk pengembangan teknologi peningkatan hasil garam. (aca/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dinas KP Jatim Sebut Produksi Garam Stok Masih Mencukupi"