Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Diisukan Gantikan Menteri Khofifah, Begini Reaksi Najwa Shihab

13 Aug 2017 // 15:10 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN

najwa-sihab_20161207_153852

JAKARTA (suarakawan.com) – Presiden Joko Widodo diisukan akan kembali melakukan reshuffle Kabinet Kerja. Bahkan beberapa posisi menteri yang akan diganti telah menjadi perbincangan.

Salah satu yang kabarnya akan diganti adalah Menteri Sosial Khofifah Indaparawansa lantaran akan maju di Pilgub Jawa Timur 2018 mendatang. Di mana calon penggantinya adalah jurnalis Najwa Shihab.

Najwa sempat kaget saat mengetahui isu akan menjadi Mensos. Terlebih informasi tersebut didapatkan dari halaman depan salah satu media nasional.

“Itu ketika saya turun di NTT di Kupang yang kemudian saya baca, yang pertama saya tidak tahu Indopos itu sumbernya dari mana, terus yang kedua Indopos tidak pernah konfirmasi ke saya gitu,” katanya di Kupang, belum lama ini.

“Saya di WA kemudian di SMS isinya ucapan selamat dan ada yang menitipkan beberapa tugas terkait jabatan sebagai Mensos. Tetapi jujur saya tidak tahu sumber berita itu dari mana?” tambah Najwa.

Dia mengakui memang beberapa kali mengunjungi Istana Negara. Namun, Najwa mengungkapkan, dirinya datang sebagai Duta Baca Perpustakaan Nasional dan tak pernah bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Najwa menjelaskan, pertemuan di Istana Negara hanya membahas soal masalah literasi membaca serta sebagai wartawan. Bahkan, hanya dengan Menteri Sekretariat Negara Pratikno dia melakukan perbincangan, bukan Presiden Jokowi.

“Ini bulan kemerdekaan kami punya usul teman-teman literasi, bagaimana kampanye literasi tersebut. Untuk sementara sampai detik ini saya masih mencintai dunia jurnalistik yang sangat luar biasa,” tutupnya.

Untuk diketahui, kedatangan Najwa Shihab di Kupang, Nusa Tenggara Timur dalam rangka menggelar Temu Literasi yang diinisiasi oleh Lembaga Garda Lamaholot bekerja sama dengan Direktorat Kesenian Kementerian Pendidikan.

Usai menggelar kegiatan di Kupang, Sabtu (12/8), Najwa Shihab bertolak ke Kabupaten Lembata guna mengajak masyarakat di sana untuk gemar membaca.(mer/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini