Diet Kantong Plastik Sekarang Juga!

Tidak ada komentar 8 views

SURABAYA – Berapa kantong plastik yang Anda pakai setiap hari? Berapa pula kantong plastik yang Anda buang di tong sampah? Coba hitung, berapa kantong plastik yang Anda gunakan untuk barang belanjaan dari pasar.

Kantong plastik untuk tempat ikan, tempat telur, tempat bumbu, tempat makanan siap saji atau jajanan, tempat sabun dan perlengkapan mandi, semuanya memakai kantong plastik sendiri-sendiri.

Masyarakat Indonesia termasuk pengguna kantong plastik terbanyak di dunia. Berdasarkan penelitian Greeneration Indonesia yang dilakukan di kota-kota besar di Indonesia, jumlah sampah kantong plastik yang dihasilkan per orang per tahun sebanyak 700 lembar.

“Pemakaian yang sangat berlebihan dan bersifat sekali pakai, akibatnya jumlah sampah kantong plastik ini sangat banyak sekali,” kata koordinator Greeneration Indonesia, Mohamad Bijaksana Junerosano dalam rilisnya yang diterima suarakawan.com, Sabtu (19/3).

Menurutnya, dampak bahaya kantong plastik, tidak hanya berbahaya bagi kesehatan kita, namun juga merusak tanah, pendangkalan dan penyumbatan saluran air, membunuh biota air dan juga darat.

Sano, begitu aktivis lingkungan sekaligus entrepreneur itu biasa disapa, mengaku pelarangan penggunaan kantong plastik pun memiliki dampak sosial dan ekonomi yang secara sistematis perlu dipertimbangkan matang-matang.

Mulai tahun 2011 ini, beberapa negara Eropa seperti Perancis, Swiss, Swedia, Denmark, Luxemburg dan Monaco, melarang penyediaan kantong plastik di supermarket dan swalayan.

Jika ada supermarket atau swalayan ketahuan menyediakan kantung plastik untuk membawa belanjaan pelanggannya, akan dikenakan denda 250 Euro (sekitar Rp 2,5 juta) per pelanggan. Para pelanggan diharuskan membawa kantung belanjaan dari rumahnya masing-masing.

Untuk itu, kata Sano, pihaknya mengusulkan perlunya sikap bijak dalam mengkonsumsi kantong plastik, dengan sebuah ajakan untuk melakukan DIET KANTONG PLASTIK. (ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Diet Kantong Plastik Sekarang Juga!"