Diduga Stress, Seorang Pria Tewas Tabrakan Diri Ke KA Logawa

SIDOARJO (suarakawan.com) – Seorang laki-laki yang diduga stres tewas ditabrak Kereta Api Logawa jurusan Surabaya-Banyuwangi, Rabu (15/02) dijalur kereta api, Desa Gedangan Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Ibu Slamet (45) pedagang bunga yang tak jauh dari TKP mengatakan, sekitar jam 16.30 Wib ada laki-laki yang usianya sekitar (47) dengan memakai baju batik warna biru mondar-mandir di dekat tokonya, setiap ditanya tak menjawab, dan kemudian tiba-tiba saja dia berjalan ke tengah rel kereta api, dari arah selatan ke utara, namun tak berapa lama kemudian ada kereta yang berhenti, “Karena penasaran saya keluar toko dan melihat ke arah kereta api yang berhenti tadi, ternyata kereta tadi menabrak laki-laki yang sedang berjalan direl tadi,” ucap Bu Slamet dengan kaget.

Akibat dari kejadian itu, lanjutnya tubuh korban terpisah-pisah jadi beberapa bagian bahkan batok kepalanya sudah hancur.

“Saya melihat tanganya korban putus, kaki kanan dan kirinya juga putus, kemudian keluar seseorang dari dalam kereta dan langsung memasukan sisi-sisa tubuh korban kedalam tas plastik warna hitam, kemudian kereta melanjutkan perjalanan ke arah Sidoarjo,” imbuh ibu Slamet

Sementara itu, anggota Polsek Gedangan pun dibuat kebingungan, pasalnya saat dua anggota polisi datang ke TKP,kondisinya sudah sepi hanya ada sisa batok kepala korban yang tercecer di atas rel Kereta.(dik/jto)

Keterangan Foto: Warga Menunjukkan Lokasi Kejadian.(dik)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Diduga Stress, Seorang Pria Tewas Tabrakan Diri Ke KA Logawa"