Diduga Stres Berat, Penghuni Liponsos Gantung Diri

SURABAYA – Seorang penghuni Liponsos Keputih Surabaya, Rabu (13/4) pagi ditemukan gantung diri di kamar gudang Blok A Psikotik laki-laki. Korban ditemukan petugas saat akan memandikan pagi.

Sujak(28) asal Desa Karang Semi Dusun Kalangan, Nganjuk Jatim ini ditemukan oleh Supriono petugas Liponsos sekitar pukul 06.00 WIB.

“Saya terkejut melihat tubuh Sujak tergantung di pintu belakang dengan menggunakan sabuk. Kemudian saya bergegas menurunkan Sujak”, kata Supriono kepada wartawan di Liponsos, Keputih, Rabu (13/4).

Polsek Sukolilo menduga kematian Sujak karena gantung diri. Sebelumnya Sujak mengalami stress tingkat tinggi.

Keterangan sama juga disampaikan adik iparnya, Saiful Amin bahwa ia mengalami gangguan sejak kecil. “Ya kira kira saat masuk sekolah. Orangnya sangat tertutup terhadap permasalahan”, terang Amin.

Awal Januari 2010, Sujak sempat di rawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya selama 3 bulan, namun akhirnya di pulangkan karena tidak kerasan.

Untuk diketahui, sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Sujak meninggalkan surat wasiat kepada siapa saja yang menemukan pertama kali.  Dalam isi surat tersebut, Sujak mengulang kalimat yang sama sebanyak empat kali.

Per nek aku mati tulang sapi awehmu kurbanno atas jenengku Sujak

(bs/ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Diduga Stres Berat, Penghuni Liponsos Gantung Diri"