Diduga Persaingan Bisnis, 3 Balita Tewas Diracun

BEIIJING – Sepasang warga China ditangkap dengan tuduhan meracuni susu yang menewaskan tiga anak dan membuat 36 anak lainnya sakit.

Menurut laporan Xinhua Minggu (10/4), polisi telah menahan seorang laki-laki dan perempuan asal sebuah desa di Kongtong, di Gansu, sebuah provinsi di bagian barat laut China. Insiden yang telah menewaskan para bayi berusia di bawah dua tahun ini pada Kamis (7/4) diduga ada unsur kesengajaan.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa korban di kota Pingliang mengalami keracunan nitrit setelah minum susu, menurut pernyataan pemerintah daerah. Namun juru bicara pemerintah kota, Wu Zhentu tidak mengungkapkan dugaan motif kejahatan itu.

Laporan tersebut mengatakan insiden itu diduga berawal dari persaingan antara para pemilik lahan pertenakan sapi perah.

Peneliti menemukan bahwa terdapat penambahan senyawa nitrit ke dalam susu segar dari dua perusahaan susu. Nitrit adalah bahan kimia yang digunakan untuk membuat pewarna dan untuk mengawetkan daging.

Atas kasus ini pemerintah China mengawasi seluruh industri makanan. Padahal, pemerintah China masih berjuang untuk menenangkan skandal besar pencemaran susu pada 2008 yang menewaskan sedikitnya enam bayi dan 300.000 lainnya sakit.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat keracunan nitrit dapat mengakibatkan mual, pusing, gangguan pernapasan, kehilangan kesadaran, dan kejang. (Xinhuan/ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Diduga Persaingan Bisnis, 3 Balita Tewas Diracun"