Dianiaya Polisi, Wartawan Lapor Polisi

1 komentar 14 views

Septa Rudianto, Korban Kekerasa Polisi

SURABAYA-Terkait aksi kekerasan yang dilakukan beberapa oknum kepolisian pada beberapa wartawan saat sedang melakukan peliputan aksi yang dilakukan Falun Dava di depan Kantor Pemkot Surabaya, wartawan mengecam keras tindakan tersebut.

Bahkan menurut Septa Rudianta, selaku ketua Alwari Jawa Timur, yang juga menjadi korban pemukulan akan membawa masalah tersebut ke Polda Jatim agar segera dilakukan proses hukum.

Meski pihak kepolisian kabarnya juga akan mengajak mediasi kepada wartawan,  Namun dari pihak wartawan yang tergabung dari Aliansi Wartawan Radio Surabaya, Ikatan Jurnalisi Televisi Surabaya tetap akan membawa ke rana hukum.

“Meski nantinya jika wartawan memang mau diajak bermediasi dengan kepolisian, namun yang jelas Saya atas nama Watawan Radio mengecam keras tindakan brutal yang dilakukan oleh oknum kepolisian.” terang Septa

Sementara korban dari aksi kebrutalan polisi menjalani visum. dan mereka yang menjadi korban adalah. Septa Rudianto dari Radio Elshinta, Lukman Rozak dari trans 7, Joko Hermanto dari TVRI, mengalami hal yang sama dengan dipukuli dengan tangan serta helm,  Wahyu dari JTV sempat dicekik dan dipukul kameranya.

Diketahui aksi ini terjadi ketika beberapa wartawan saat meliput aksi yang dilakukan Falun Dafa.  Namun saat terjadi pembubaran paksa, tiba tiba polisi memukuli wartawan yang sedang mendekat. belum diketahui siapa siapa yang memukuli wartawan, namun yang jelas diperkirakan ada 20 polisi, mereka menggunakan seragam polisi dan memakai rompi hitam serat memakai masker sehingga susah untuk dikenali.(bs/nas)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Dianiaya Polisi, Wartawan Lapor Polisi"