Dewan Keamanan PBB Ultimatum Suriah Agar Membuka Akses Kemanusiaan

NEW YORK (suarakawan.com) – Rusia dan China menandatangani surat pernyataan kekecewan terhadap Suriah karena menolak Ketua tim kemanusiaan PBB, Valerie Amos masuk ke negara tengah berkonflik tersebut guna melakukan tindakan kemanusiaan.

“Para anggota Dewan Keamanan mengungkapkan kekecewaan mereka yang mendalam” bahwa Amos tidak diberikan izin untuk mengunjungi Suriah oleh pemerintah Syria pada waktu yang tepat,” Kata dalam pernyataan yang dibacakan oleh Duta Besar Inggris Mark Lyall Grant.

15 negara anggota Dewan Keamanan PBB menyerukan akses langsung dan tanpa hambatan untuk Amos, dalam pernyataan pertamanya mengenai Suriah sejak Agustus tahun lalu.

“Para anggota Dewan Keamanan menyayangkan situasi kemanusiaan memburuk dengan cepat, khususnya meningkatnya jumlah warga sipil yang terkena dampak, kurangnya akses aman untuk layanan medis yang memadai, dan kekurangan makanan, terutama di daerah yang terkena pertempuran dan kekerasan seperti Homs, Hama , Deraa, Idlib,” terang Lylall.

Sementara itu, Dewan Keamanan meminta Suriah untuk membuka akses langsung, penuh dan tanpa hambatan kepada personil kemanusiaan PBB untuk rakyat Suriah yang membutuhkan bantuan, sesuai dengan hukum internasional.(AFP/jto)

Tag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dewan Keamanan PBB Ultimatum Suriah Agar Membuka Akses Kemanusiaan"