DERITA ORANG MISKIN: Sakit, Tak Ada Biaya Berobat, Sugono Tewas Di Pos Satpam

SURABAYA (suarakawan.com) – Sugono usianya sudah 92 tahun. Tubuhnya kering kerontang. Siang tadi (27/02) ditemukan tak bernyawa di sebuah pos satpam pertigaan jalan Dupak-Gundih Surabaya. Tepatnya, pojok kanan ruko, sebelah Dupak Grosir Surabaya.

Sebelum tutup usia, Sugono sempat terlihat di pagi hari.

Kata, Marsiti, pedagang di jalan Dupak, Sugono tinggal di pos kecil berukuran 1 X 1,5. Meter sejak 10 tahun lalu. Tak ada perabotan di pos selain kardus untuk alas tidur dan gantulan kunci yang menggelantung di jendela.

Tanpa sanak saudara ia tinggal sendirian. Istrinya mati lebih dulu. Untuk menghidup kebutuhannya, Sugono hanya bekerja sebagai pemukul ketipung tanggapan kesenian Madura. “Kalau ada tanggapan ya main. Kalau nggak ada ya nggak main,” ujar Marsiti, Senin (27/02).

Sebulan lalu, Sugono sempat mengeluh sakit. “Sakitnya orang mlarat, mas. Apalagi kalau nggak kelaparan. Ke dokter juga nggak punya duit,” lanjut Marsiti.

Nah, siang tadi ditemukan tak bernyawa. Tubuhnya miring mendekap kedua tangannya yang hitam. Kakinya menekuk seperti menahan dingin. Sebelum nazak, mungkin Sugono sempat menggigil. Sakit yang belum sempat sembuh itu akhirnya membawa Sugono ke peristirahatan terakhir.

Potret ini sangat kontras dengan para pejabat negara dan anggota DPR yang hidup serba mewah dan gila -gilaan mengajukan anggaran yang peruntukkannya kurang jelas.

“Lihat kasus Banggar kemarin, para anggota Dewan seenaknya tanpa melihat potret masyarakat miskin yang ada, dan lebih ironis pembelian pesawat kepresidenan yang dilakukan oleh SBY itu sudah mencideari rakyat miskin yang sangat membutuhkan biaya pengobatan,” kata Hotma Siahaan, Pakar Sosiologi Unair saat dihubungi suarakawan.com, Senin (27/02).

Lebih jauh Hotma menjelaskan, kepekaan dan sense of care para pejabat negara dan anggota DPR sudah tidak peka lagi.(sk/Bs/jto)

Keterangan Foto:

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "DERITA ORANG MISKIN: Sakit, Tak Ada Biaya Berobat, Sugono Tewas Di Pos Satpam"