Dengan Teleconference, BPS Mampu Hemat Anggaran

suasana teleconference dengan BPS Pusat

SURABAYA (suarakawan.com) – Anggota Dewan baik pusat maupun daerah yang suka melancong ke luar negeri menggunakan uang rakyat dengan alasan study banding sepertinya perlu belajar ke Biro Pusat Statistik (BPS).

Pasalnya, sudah 6 bulan ini BPS bisa melakukan penghematan dengan teknologi teleconference saat melakukan rapat ataupun konsultasi. Salah satunya adalah dalam jumpa pers rilis tentang inflasi yang selalu digelar di awal bulan.

“Intensitas rapat di BPS memang cukup sering. Minimal sehari sekali kami rapat baik dengan BPS Pusat maupun dengan daerah lain,” papar Kepala BPS Jatim Irlan Indrocahyono, Minggu (03/07).

Lebih lanjut Irlan mengatakan bahwa jika dahulu saat rapat konsultasi hanya diikuti kepala bidang saja agar lebih menghemat anggaran biaya perjalanan dinas, maka dengan teknologi teleconference tersebut banyak orang yang bisa ikut terlibat.

Dengan adanya teknologi teleconference tersebut, Irlan mengaku banyak anggaran yang bisa dihemat. Namun demikian, dirinya enggan menyebutkan berapa besar penghematan yang bisa dilakukan.

“Ya bisa dihitung sendiri lah kalau misal dalam sebulan ada 30 kali perjalanan dinas ke jakarta untuk satu orang saja untuk biaya tiket pesawat PP, hotel dan transportasi sudah bisa habis berapa puluh juta,” tegasnya. (nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dengan Teleconference, BPS Mampu Hemat Anggaran"