Dengan Keterbatasan Peralatan PMK Selalu Siaga Hadapi Kebakaran

SURABAYA (suarakawan.com) – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya masih dirundung sejumlah masalah terkait kesiapannya dalam menjalankan tugas. Seperti kurang layaknya armada, SDM yang kurang menunjang dan sarana peralatan yang jauh dari kata layak.

Sunggu ironis, meskipun memasuki umur yang ke 93 dihari pemadam kebakaran nasional ini, namun wajah instansi dinas pemadam kebakaran kota surabaya masih carut marut. Kesiapan para petugas pemadam kebakaran untuk menjalankan misi menjinakkan api harus ditopang semangat kerjas keras dengan fasilitas ala kadarnya.

Dari data dinas pemadam kebakaran, 24 unit tangki pemadam, 3 armada kondisinya tua sehingga tidak dapat dioperasionalkan maksimal. Satu unit rescue bermasalah pada spare part, satu unit tangga bermasalah di bagian accu dan 5 unit armada kumper masih normal.

Kasi pengendalian dan pencegahan PMK kota Surabaya, Ari Bekti, menjelaskan, kondisi itu juga diperparah dengan fasilitas alat penunjang kerja yang kondisinya melebihi batas pemakaian di atas tiga tahun, seperti masker, jaket anti api helm dan militeri jinggle boat atau sepatu tahan api.

“Untuk masker pelindung asap sudah tidak dapat dioptimalkan lantaran sering terjadi kebocoran pada saluran alat pernafasan” ujar Ari Bekti. Begitupula dengan jaket pelindung api buatan 2007, hingga kini masih dipergunakan, padahal tingkat kepekaan untuk melindungi panas api semakin menyusut. Sedangkan sepatu dan helm jumlahnya masih kurang dan tingkat ketahan terhadap api sudah menurun.

Selain terkendala masalah sarana dan prasana, Dinas PMK kota Surabaya juga terkendala masalah kesiapan sumber daya manusia. Dari 24 jumlah unit tangki pemadam, idelanya dioperasikan 460 petugas juru padam. Namun saat ini hanya operasikan 280 juru padam. Terlebih lagi juru padam yang di tugaskan oleh pemerintah kota surabaya ke dinas pemadam kebakaran hampir keseluruhan tidak memilik skil sebagai dan sertifikasi sebagai juru padam.

Ari bekti juga menjelaskan data kejadian jumlah kebakaran di surabaya tahun 2010 terjadi 179 kasus, 19 korban tewas dan 14 luka-luka. Pada tahun 2011 meningkat menjadi 394 kasus dengan 15 korban tewas dan 85 luka-luka. (Bs/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dengan Keterbatasan Peralatan PMK Selalu Siaga Hadapi Kebakaran"