Demokrat Jatim Pertanyakan Status Tersangka Wisnu?

SURABAYA (suarakawan.com) – Penetapan Wisnu Wardhana sebagai tersangka kasus perkara dugaan korupsi Dana Bimbingan Teknis tahun 2010 (BIMTEK) yang diduga merugikan negara hingga Rp 2,7 miliar, dipertanyakan DPD Partai Demokrat (PD) Jatim. Pasalnya, hingga sekarang belum menerima surat resmi dari kepolisian.

“Saya sendiri belum tahu persis. Kalau cuma katanya, khan belum pasti. Bagaimana kami bisa mengambil tindakan, kalau kepastian Wisnu sebagai tersangka belum jelas,” kata Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Herry Prasetyo kepada suarakawan.com, Senin (20/02) malam.

Pihaknya baru akan bertindak jika sudah menerima surat resmi dari polisi. Salah satu langkah yang akan diambil adalah mencari bukti otentik keterlibatan Wisnu dalam kasus Bimtek tersebut. “Partai kami ini sudah banyak mengalami musibah, sekarang ditambah kasus Wisnu lagi. Nantilah kalau sudah ada surat resmi dari polisi,” sergahnya.

Hal sama juga dikatakan Wakil Ketua DPD PD Jatim Nur Muhyidin. Pihaknya belum bisa berkomentar banyak terkait penetapan tersangka Wisnu dalam kasus Bimtek serta rencana majunya Ketua DPRD Kota Surabaya itu dalam Pilkada Bojonegoro. Karena, belum ada klarifikasi dari yang bersangkutan.

“Sebagai langkah awal, kami akan mengintruksikan kepada DPC PD Surabaya untuk meminta klarifikasi kepada saudara Wisnu. Laporan dari DPC PD Surabaya itu nantinya akan kami kaji dan proses sesuai dengan mekanisme partai,” ujarnya.

Wisnu yang terkena musibah dalam kasus Bimtek memang membuat pengurus DPD Partai Demokrat Jatim terkejut. Tiba-tiba Wisnu akan mencalonkan diri sebagai calon Bupati Bojonegoro. Lebih terkejut lagi, Wisnu maju dengan mengendarai partai politik PDIP cabang Bojonegoro dan bergandengan dengan partai lainnya seperti PKB, Partai Pelopor, PPP, PKPB, PKPI dan PKS. (Bng/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Demokrat Jatim Pertanyakan Status Tersangka Wisnu?"