Deklarasi Relawan Nusantara Untuk Jokowi Minim Peserta

lukman dukung JokowiSURABAYA (suarakawan.com) – Sehari pengundian nomor urut pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres), pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mendapat dukungan dari Relawan Nusantara Jatim.

Dukungan tersebut ditunjukkan dengan Deklarasi Relawan Nusantara Jatim di Kantor DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem), Senin (2/6). Sayangnya, deklarasi yang dihadiri Efendi Choiri (Gus Choi), Ketua Tim Sukses pasangan Jokowi-JK dari Partai Nasdem itu tidak berlangsung meriah.

Hal itu terlihat dari minimnya para relawan yang hadir di deklarasi. Jumlahnya tak lebih dari 50 orang. Massa yang hadir juga kebanyakan dari mahasiswa.

Lokasi Deklarasi pun ditempatkan di belakang kantor DPW Partai Nasdem. Suasana ini terlihat kontras dengan berbagai acara NasDem yang selalu digelar di Hotel berbintang.

“Sebagai relawan, kalian harus siap mensosialisasikan pasangan Jokowi-JK ke masyarakat. Di lampu-lampu merah, juga harus berani memberikan pencerahan kepada pengendara motor,” kata Gus Choi dihadapan para relawan.

Menurut Ketua Relawan Nusantara untuk kemenangan Jokowi-JK di Jatim, Lukman Ladjoni, dukungan kepada pasangan yang diusung PDI Perjuangan ini, karena masyarakat ingin satu perubahan yang dilakukan oleh pemimpin yang baru.

“Pemimpin yang bisa melayani dan mendengarkan suara hati rakyat. Dan, sosok seperti itu ada pada Jokowi. Dia sudah membuktikan kesuksesan ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta,” ujarnya.

Mengenai kampanye hitam, Ladjoni menilai tidak perlu dipersoalkan, karena masyarakat sekarang sudah dewasa dan berpikir cerdas. “Makanya Jokowi nanti akan kampanye putih yang berarti terang. Tidak boleh menyerang pribadi atau golongan, tapi mengembangkan pemikiran-pemikiran yang bertujuan untuk mensejahterakan rakyat,” tuturnya. (Bng)

Keterangan foto: Gus Choi (pegang mik) memotifasi para relawan di acara deklarasi Laskar Nusantara, Senin sore. (Bng)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Deklarasi Relawan Nusantara Untuk Jokowi Minim Peserta"