Dampak Tsunami, Industri Elektronik Jepang Goyang

Tokyo – Sejumlah perusahaan elektronik raksasa di Jepang lumpuh, pasca gempa berkekuatan 8,9 Skala Richter dan gelombang Tsunami, Jumat (11/3).

Dari hasil analisa perusahaan penyedia informasi bisnis dan perdagangan publik IHS iSuppli menyebutkan, sepanjang tahun 2010 Jepang menghasilkan US$216,6 miliar (1.900 triliun) dari pembuatan semua peralatan elektronik, termasuk komputer, perangkat elektronik, dan peralatan komunikasi.

Jepang diketahui menghasilkan pendapatan US$63,3 miliar dalam usaha microship, menguasai 20,8 persen pasar global. Akibat gempa penyediaan semikonduktor dari Jepang akan terganggu hingga dua minggu ke depan.

Industri chip di seluruh dunia terganggu, menyusul sejumlah perusahaan produksi manufaktur chip yang berkantor pusat di Jepang, seperti Region Asia Pasifik, Region Amerika, Eropam Timur Tengah dan Afrika terganggu pasca gempa Jumat lalu.

Di sektor produksi panel LCD, Jepang menguasi 14 persen produksi panel TV LCD seluruh dunia. Namun Sharp tidak secara langsung terkena dampak gempa karena lokasinya jauh dari titik pusat gempa. (VI/iza)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dampak Tsunami, Industri Elektronik Jepang Goyang"