Curi Galon, Terancam Kurungan 5 Tahun

tersangka pencuri Galon bersama barang bukti

SURABAYA (suarakawan.com) – Maksud hati menambah penghasilan untuk membayar hutang makan di warung dekat tempat kerja, namun sayang cara yang dilakukan salah.

Seperti yang dilakukan oleh kelima karyawan PT Satria Wicaksana Sejati yang bergerak di bidang suplier air mineral yang berada di kawasan Margomulyo Permai Surabaya.

Kelima karyawan tersebut Urip Waspodo (34) warga Wonorejo II/02, Aria (25) warga Jelidro,Manukan Surabaya, Eko Budi Siswanto (31) warga Sidotopo wetan. Ainur Rofiq warga Karang Binangun Lamongan dan Hendro (25) warga Kebon Agung Pasuruan, kesemuanya masuk tahanan Polsek Asemrowo karena terlibat tindakan pencurian Galon air mineral.

Selain kelima tersangka tersebut anggota Reskrim Polsek Asemrowo juga menangkap penadah dari hasil curian yakni Saeran (51) warga Lamongan.

Menurut Kompol Dolly Aprimanto melalui AKP Edi Setijadi, pengungkapan kasus ini didahului oleh perusahaan tersebut setelah curiga pada saat audit telah menemukan sebanyak 500 galon yang hilang, anggota Reskrim mulai penyelidikan dan memeriksa beberapa pegawai.

“Sewaktu dilakukan interogasi terhadap tersangka Eko Budi Santoso mengakui kalau telah melakukan tindakan pencurian galon-galon tersebut,” terang dia, Rabu (27/07).

Edi melanjutkan para tersangka ini melakukan perbuatannya sejak februari lalu dan mereka sudah mencuri sebanyak 150 galon air mineral tersebut.

Sementara itu, Tersangka Aria mengakui kalau galon-galon tersebut dijual dengan harga Rp 20 ribu/galon. Dan semua hasilnya dibuat bayar hutang makan di warung. “Semua buat bayar hutang mas,” akunya.

Semua galon tersebut, lanjutnya, dikeluarkan dengan cara mencicil sebanyak 5 galon setiap minggunya. Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan paling lama 5 tahun.(Jto/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *