China longgarkan “Kebijakan Satu Anak”

BEIJING – Pemerintah China melonggarkan kebijakan satu anak (one child policy) dengan menurunkan sanksi denda bagi pasangan yang memutuskan memiliki dua anak.

Laman independent.co.uk melaporkan, Jumat (1/4), pelonggaran ini diduga karena makin timpangnya perbandingan warga berusia tua dan warga berusia muda, sehingga memberatkan beban pensiun negara.

Selain itu, kebijakan satu anak yang diterapkan lebih dari tiga dekade itu telah melebarkan perbedaan rasio laki-laki dan perempuan.

Di bawah skema baru itu, pasangan suami istri di Beijing yang memiliki dua anak hanya akan didenda jika sang ibu berusia di bawah 28 tahun dan jarak anak kedua kurang dari 4 tahun dengan anak pertama. Padahal sebelumnya, memiliki dua anak bisa didenda 20 persen pendapatan tahunan pasangan tersebut.

Pihak Badan Keluarga Berencana Nasional China mengklaim berhasil mengurangi 400 juta kelahiran dengan kebijakan satu anak. Artinya, tanpa program itu, penduduk China saat ini bisa mencapai lebih dari 1,7 miliar. (PO/ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *