Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Calon Jenderal Polri/TNI Kunjungi Jatim, Ini yang Dilakukan

01 Aug 2017 // 15:12 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN

IMG-20170801-WA0004

SURABAYA (suarakawan.com) – Sebanyak 10 Peserta perwira menengah yang akan menjadi calon perwira tinggi atau jenderal di lingkungan Polri dan TNI yang mengikuti pendidikan Sespimti Polri angkatan 26 tahun 2017 mengikuti kuliah kerja dalam negeri ke Pemerintah Provinsi Jatim untuk meneliti dan mengetahui perkembangan perekonomian dan keamanan di Jatim.

Dimana Rombongan didik Sespimti Polri angkatan 26 tahun 2017 mengikuti kuliah kerja dalam negeri ke Jatim dipimpin oleh Irjen Pol Wilmar Marpaung sebagai Pengajar pendamping ini langsung diterima Wakil Gubernur Jatim, saifullah Yusuf digedung negara Grahadi, Selasa (1/8).

Irjen Pol Wilmar Marpaung sebagai Pengajar pendamping atau Supervisor Peserta didik Sespimti Polri angkatan 26 tahun 2017 ditemui usai kunjungan kerja di pemprov Jatim mengatakan, dalam pendidikan Sespimti Polri angkatan 26 tahun 2017 ini diikuti oleh 61 perwira tinggi. Dari dilingkungan Polri diikuti 56 perwira berpangkat Kombes Pol, serta 5 dari TNI berpangkat Kolonel. Dimana dari 61 calon peserta ini dibagi oleh 6 kelompok yang diikuti satu kelompok 10 orang peserta didik, ada berangkat ke Provinsi Bali, Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, dan Jatim.

“Fokus dari peserta sespimti kali ini adalah menggali upaya daerah di bidang ekonomi, bagaimana mengendalikan perekonomian sehingga keamanan tetap kondusif. Isu-isu seperti berkurangnya lahan, serta perumahan iklim yang berujung pada gagal panen juga mereka dalami,” kata Wilmar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, hasil dari pendalaman kuliah kerja dalam negeri ke Jatim baik dibidang ekonomi dan Keamanan ini menjadi informasi yang sangat penting bagi peserta didik dalam merumuskan suatu kebijakan di lingkungan organisasi tingkat Polda. “Hasil ini sebagai pembelajaran bagi para peserta manakala para peserta didik sespimti telah menduduki tempat yang strategis di lingkungan Polri atau TNI,”ujarnya

Sementara itu, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) Wakil Gubernur Jawa Timur mengatakan, dalam acara ini, pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan gambaran tentang kondisi aktual tentang kondisi perekonomian. “Ada kelesuan ekonomi yang kami paparkan, juga produktifitas pertanian bagaimana lahan berkurang namun produktifitas pertanian bisa terjaga,” kata Gus Ipul.

Selain itu, iklim usaha, pertumbuhan industri serta UMKM juga dijelaskan. Bagaimana upaya Jawa Timur untuk menjaga harga-harga stabil serta menjaga pertumbuhan ekonomi juga dipaparkan. “Kita diskusikan apa yang sekarang terjadi, kelesuan ekonomi iya, tapi ekonomi kita tetap bergerak,” ujarnya. (aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini