Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Bus SMK Panca Karya Alami Kecelakaan, Ini Daftar Korbannya

16 May 2017 // 14:07 // DAERAH, HEADLINE, PERISTIWA

tewas

MAGELANG (suarakawan.com) – Kecelakaan maut menimpa rombongan study tour SMK Panca Karya Sentul Cibinong di Dusun Jengkol, Desa Losari, Pakis Kabupaten Magelang, Selasa (16/5) pagi.
Akibatnya, tiga siswi SMK Panca Karya Sentul, Cibinong tewas dan 20 peserta rombongan luka-luka.

Ternyata sebelum kecelakaan itu terjadi, seorang terduga korban meninggal dunia sempat berpose di depan bus maut tersebut. Foto itu kemudian ia posting di akun Instagram-nya.

Kepala cabang PT Jasa Raharja Jawa Tengah, Harwan Muldidarmawan menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada pukul 05.00 WIB.

Bus rombongan study tour berpelat K 1619 DM sedang melaju dari Salatiga ke arah Magelang.

Sesampainya di lokasi kejadian, bus yang ditumpangi belasan pelajar SMK itu menabrak kendaraan bermotor di depannya.
Kendaraan bermotor itu hingga kini belum diketahui identitasnya.

Saat menabrak, sopir bus tidak bisa mengendalikan laju hingga oleng ke kanan.

“Kemudian pengemudi bus banting setir ke kiri dan bus langsung terguling ke kanan hingga berhenti di tengah jalan,” ujarnya mengutip laporan dari jajarannya.

Para korban langsung dibawa ke RSU Tidar dan RST dr Soedjono.

“Kami juga sudah menyerahkan jaminan biaya perawatan ke kedua rumah sakit sekaligus memproses santunan kematian untuk korban meninggal,” jelasnya.

Saat ini pihaknya sudah mendata para korban kecelakaan.

Para korban luka mendapat jaminan biaya perawatan dari Jasa Raharja maksimal Rp 10 juta dan santunan korban meninggal dunia Rp 25 juta.

Jumlah korban sementara adalah tiga meninggal dunia dan 20 luka-luka.
Berikut data korban kecelakaan di Magelang:
Korban Meninggal Dunia
1. Rendi Ferdiansyah, 18 th warga Euwi Jambe, Kedungmangu, Babakan Madang, Bogor
2. Mita Sumiati, 18 thn, warga Euwi Jambe, Kedungmangu, Babakan Madang, Bogor
3. Sarifah Nurjanah 18 th, Kp Sangkali, Sukahati, Bogor
Korban luka-luka di RST DR.SOEDJONO Magelang:
1. M Subur 18 th
2. Ibnu Lungga 20 th
3. Vira Septiana 17 th
4. Nur Qoriyah 17 th
5. Andar Trias 17 th
6. Suhandi 56 th
7. Resi 18 th LB
8. Restu Heri 18 th
9. M Saadilah 19th
10. Dedi 49 th
11. Sri Muawanah 18 th
12. Septi Lusiana 18 th
13. Siti Aminah 18 th
14. Maysi 22 th
Korban luka-luka di RSUD Tidar Magelang:
1. Dwi Saputri, 19 tahun perempuan, pelajar, alamat: Bogor Karisidenan kedu (luka pada paha kanan lebam)
2. OSLAN, 25 tahun, laki-laki pelajar, alamat (luka pada bagian kuping sebelah kiri robek)
3. ANGGI AMGAGARA, 18 tahun, laki-laki, pelajar, alamat (luka pada bagaian tangan kiri lecet)
4. RUSTAND, 20 tahun, laki-laki, pelajar, alamat sda.(luka pada pelipis kanan robek)
5. WAWAN, 19 tahun, laki-laki, pelajar, alamat sda (luka pada kaki kanan lecet dan punggung).
6. MUHAMAD RIFAI, 19 tahun, laki-laki, pelajar, alamat sda (luka pada bagian jari kaki kiri robek dan pingul kiri lecet)
7. ASMIYATI WAYUNINGSIH, 33 tahun, perempuan, guru, alamat sda (luka pada kaki kanan lecet)
8. SUHERMAN, 42 tahun, laki-laki, kernet bus, alamat Cikarang Barat (luka pada bagian kepala robek)
9. HERIYANA, 38 tahun, laki-laki, sopir bus, alamat Ciamis Bandung (luka pada bagian kepala sobek)
10. ABDULLAH SAFROH, 19 tahun, laki-laki, pelajar, alamat sda (luka pada tangan kiri, kaki kiri lecet)
11. NURUL SILFA, 19 tahun, perempuan, pelajar, alamat sda(tidak mengalami luka luka)
12. DEWEI ANGRENI, 19 tahun, perempuan, pelajar, alamat sda (luka pada bagian tangan kiri kaki kiri lecet)

Postingan Terakhir Korban

Dilihat dari akun Instagram @rendi5633, seorang remaja berpose di depan bus dengan pelat nomor yang sama dengan bus yang mengalami kecelakaan tersebut, K 1619 DM.

Namanya pun, masuk dalam daftar korban meninggal dunia, yakni Rendi Ferdiansyah.

Tak hanya itu, warna bus itu juga sama persis, yakni hijau hitam dengan tulisan Spider di atasnya berwarna putih.

Ia memberikan keterangan foto pada postingannya itu, kalau dirinya hendak ke Jogja.

“Go to jogja,” tulisnya pada keterangan foto.

Sepertinya ia memang kurang aktif di media sosial tersebut, sehingga foto itu merupakan postingan pertama dan terakhir yang ia unggah.

Dilihat dari akun Instagram korban luka-luka lainnya, Wawan, ia juga memposting foto dirinya bersama rekan-rekannya termasuk Rendi dengan topi merahnya.
Foto itu diposting dua hari yang lalu, Minggu (14/5).

Ini dua foto dengan pose berbeda yang diposting Rendi bersamaan beberapa jam sebelum kecelakaan.

Foto ini diposting Rendi sekitar pukul 22.00, sementara kecelakaan terjadi pukul 05.00, berarti sekitar tujuh jam sebelum insiden itu terjadi.(tbn/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini