Buruh Tolak Kenaikan BBM

Tidak ada komentar 5 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Ratusan Buruh Jawa Timur yang tergabung dalam buruh Jawa Timur bergerak, melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Jawa Timur jalan Indrapura Surabaya.

Kedatangan menolak rencana Pemerintah menaikan harga BBM. Selain berorasi bergantian, para pendemo juga membawa spanduk dan poster.

Dalam orasinya mereka menilai kenaikan BBM yang rencananya akan di lakukan pemerintah akan berdampak pada msyarakat miskin seperti hal nya pekerja.

“Dengan rencana pemerintah menaikkan harga BBM justru akan menyensarakan masyarakat miskin, kenaikan inflasi tidak akan terbendung, sehingga berdampak pada sektor perekonomian yang berujung pada kenaikan bahan pokok.”. Ujar Koordinator Garda Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Jatim, Andik Cahyono, Senin (05/03)

Buruh di Jawa Timur dijelaskan, lanjut Andik, tidak diimbangi dengan upah sektoral sehingga tidak bisa menunjang akan kebutuhan hidup. Jika pemerintah benar_benar akan menaikan harga BBM, maka akan terjadi kesenjangan antar setiap daearah.

Selain menolak akan kenaikan BBM, buruh gabungan dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan dan Mojokerto ini juga mengkritisi kebijakan pemerintah yang belum sepenuhnya mengimpilmentasikan keputusan Mahkamah Konstitutsi tentang Tenaga Outsorching dengan sepenuhnya.

Selama ini dikatakan Andik 80% upah buruh sudah habis hanya untuk makan dan transportasi. Selain itu buruh juga akan menghadapi ancaman PHK massal. Para buruh kontrak dan outsourcing nasibnya yang paling menderita. (Bs/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Buruh Tolak Kenaikan BBM"