Bupati Siapkan Tanah 3,2 Ha Untuk Kembangkan Potensi Nelayan

GRESIK (suarakawan.com) – Sebagai kabupaten yang memiliki garis pantai sepanjang 69 km di daratan pulau Jawa dan 54 km di sekeliling pulau Bawean. Gresik memiliki potensi perikanan yang luar biasa.

Atas dasar tersebut, Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto menawarkan tanah seluas 3,2 ha kepada DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gresik agar mampu dikelola dalam rangka peningkatan kesejahteraan nelayan.

Hal tersebut disampaikan sambari saat membuka rapat Kerja DPC HNSI Gresik yang berlangsung di gedung SBK Jalan Wahid Hasyim Gresik, Kamis (23/02).

Dengan potensi perikanan Gresik yang sangat besar, kami ingin Gresik ini menjadi kiblat bagi nelayan Kabupaten lain seperti masa lalu

“Silahkan anda segera membuat perencanaan tentang tanah itu. Entah anda jadikan Depo Perikanan, Pasar induk Ikan, Cargo ikan, Pelabuhan Ikan atau gudang perikanan yang dilengkapi dengan cold storage,” ujar Bupati dihadapan para nelayan yang hadir.

Sementara itu terkait tawaran pengelolaan tanah seluas 3,2 ha tersebut, HNSI diminta berkordinasi dengan pihak terkait seperti Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Gresik.

Sambari menjelaskan bahwa potensi perikanan di Gresik sangat bagus, hal inilah yang mendorong agar perikanan di Gresik bisa jaya seperti dulu.

Selain potensi Nelayan dari Campurejo Panceng, Ujungpangkah, Bungah, Mengare, Manyar, Lumpur Gresik dan Karangkiring Kebomas. Gresik juga memiliki lahan seluas 32.000 ha untuk budidaya perikanan.

Sekretaris DPW HNSI Jawa Timur, Kamis Annajib berharap agar Nelayan Gresik khususnya yang tergabung dalam DPC HNSI Gresik untuk mensinergikan seluruh program HNSI dengan Pemerintah dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan.

“Kalau anda selalu berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan pasti HNSI banyak kegiatan,” katanya.(ika/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Bupati Siapkan Tanah 3,2 Ha Untuk Kembangkan Potensi Nelayan"