Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Bupati di Lima Kabupaten Ini Diharapkan Susun Program Kurangi Angka Kemiskinan

20 Apr 2017 // 21:05 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN, PROVINSI

Pakde-Jatim

SURABAYA (suarakawan.com) – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Gubernur Jawa Timur meminta kepada semua tokoh partai politik (Parpol) dan Bupati/DPRD di lima kabupaten, yaitu empat Kabupaten di Madura dan Kab. Probolinggo untuk melakukan upaya untuk mengurangi indeks gini rasio atau tingkat kemiskinan di daerahnya, seperti langsung turun kelapangan berkomunikasi dengan memberikan pelatihan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM)nya.

Ketua DPRD Jatim, A Halim Iskandar di DPRD Jatim, Kamis (20/4). mengatakan berbagai upaya telah dilakukan pemprov Jatim dan DPRD melalui program pembangunan seperti berdirinya sekolah SMK, pendirian Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan skill SDM disana ternyata tidak mampu mendongkrak indeks rasio gini yang ada di Madura. Sebaliknya, faktor leadership yang banyak menentukan terhadap indeks gini rasio.

“Karenanya kami berencana mengajak seluruh parpol untuk membentuk SDM yang mumpuni untuk maju sebagai Kepala Daerah. Dengan Kepala Daerah yang memiliki wawasan luas nantinya akan berimbas pada rakyat yang dipimpinnya,” tegas politisi asal PKB ini.

Menurutnya, SDM memegang peran penting dalam membangun suatu wilayah. Kedepannya parpol jugaikut bertanggungjawab atas indeks gini rasio yang ada.

“Pihaknya selalu mengimbau kepada Bupati/DPRD, serta parpol dan tokoh masyarakat di empat Kabupaten Madura untuk mengurangi indeks gini rasio dengan mengadakan pelatihan dan mendirikan BLK kepada masyarakat di daerahnya,” ujarnya.

Gubernur Jatim, Soekarwo mengatakan ada lima kabupaten di Jatim yang tingkat kemiskinannya memprihatinkan. Diantaranya empat Kabupaten di Madura dan Kab. Probolinggo.

“Sesuai hasil temuan Bappenas ada lima daerah diantaranya Madura dan Kab. Probolinggo yang indeks gini rasio atau tingkat kemiskinan tersebut. Dan pihak pemprov dan DPRD Jatim sepakat berharap kepada Bupati, DPRD, dan Tokoh parpol di lima daerah tersebut untuk segera membuat solusi dan formula untuk mengurangi angka indeks Rasio Gini,” tegas Gubernur Jatim. (aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda






  • Terkini