BPWS Bahas Finalisasi Rencana Induk

Tidak ada komentar 10 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) bersama perwakilan beberapa menteri membahas finalisasi rencana induk BPWS di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (24/02).

Pertemuan dihadiri Gubernur Jatim Soekarwo selaku Dewan Pengarah BPWS, seluruh Deputi BPWS, Balai Besar Jasa Marga dan tiga Sekjen Menko Perekonomian, Sekjen Menteri Pekerjaan Umum, Sekjen Menkeu, Bupati Bangkalan, Bupati Pamekasan, Bupati Sampang dan Bupati Sumenep.

Rencana induk ini memuat dua hal substansial. Yaitu, rencana percepatan pengembangan seluruh Madura dan rencana percepatan pengembangan 3 kawasan, masing-masing kawasan kaki Jembatan sisi Surabaya, kawasan kaki Jembatan sisi Madura (KKJSM) dan kawasan khusus Madura (KKM).

“Rencana induk ini nantinya tidak hanya mengakomodir rencana kegiatan pengembangan infrastruktur wilayah. Didalamnya juga terinci rencana penyiapan sumber daya manusia (SDM),” kata Kepala Badan Pelaksana BPWS, M Irian usai pertemuan.

Namun, dalam pertemuan itu, BPWS tidak membuat rencana tata ruang yang baru di wilayah Suramadu. Sebab, pada dasarnya rencana induk itu merupakan instrumen BPWA untuk mempercepat perwujudan tata ruang yang telah disusun oleh empat kabupaten di Madura, kota Surabaya dan Pemprov Jatim.

“Rencana induk BPWS ini selanjutnya menjadi pedoman pengembangan wilayah Suramadu oleh BPWS bersama pemerintah daerah. Rencana induk ini disusun dengan time frame 15 tahun, mulai tahun 2010 hingga 2024,” ujarnya.

Total investasi publik dari rencana induk ini sebesar Rp 32,28 triliun. Sebagian besar dari anggaran sebesar itu berasal dari APBN sebesar Rp 28,97 triliun. Selanjutnya, investasi swasta hingga 15 tahun mendatang ditarget Rp 75,7 triliun.

“Diharapkan dengan skenario induk dan investasi tersebut, pertumbuhan ekonomi Madura meningkat dari rata-rata 5 persen pada 2011 menjadi 7,8 persen pada 15 tahun mendatang. Terbuka harapan peningkatan share industri meningkat dari 8 persen pada 2011 menjadi 35 persen pada 2024 mendatang,” jelasnya. (Bng/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "BPWS Bahas Finalisasi Rencana Induk"