BPS: Volume Ekspor ke Jepang di Maret 2011 anjlok 50%

JAKARTA – Volume Ekspor ke Jepang di bulan Maret 2011 mengalami penurunan sebesar 50 persen, akibat Jepang mengalami bencana gempa dan tsunami.

“Ini dari pantuan terkini yang kita ambil, ekspor kita ke Jepang pada bulan Maret 2011, secara total ekspor bulan Maret ke Jepang mengalami penurunan yang cukup lumayan, nilainya turun 50 persen, ” jelas Kepala Badan Pusat Statistik, Rusman Heriawan di Jakarta Jumat (1/4).

Turunnya nilai ekspor ke Jepang tersebut, menurut Rusman, karena pelabuhannya tidak sempurna menerima ekspor. Berdasarkan statistik ekspor Indonesia ke seluruh negara pada Maret ini, hanya Jepang yang mengalami penurunan.

Untuk diketahui, Jepang menjadi pangsa terbesar ekspor non migas Indonesia pada Februari 2011 sebesar 1,661 miliar dollar AS, atau mengalami kenaikan dari Januari 2011 yang hanya mencapai 1,208 miliar dollar AS.

Secara keseluruhan pada periode Januari-Februari 2011, Jepang masih merupakan negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai 2,869 miliar dollar AS, baru menyusul Amerika Serikat (AS) dan Cina. (kompas/ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *