BPLS Klaim Debit Lumpur Turun

Titik semburan Lumpur Baru

SIDOARJO (suarakawan.com) – Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) mengklaim telah terjadi penurunan debit lumpur yang keluar di kolam penampungan lumpur di Porong Sidoarjo, sejak lumpur Lapindo menyembur 5 tahun yang lalu.

Humas BPLS Akhmad Khusairi, mengatakan, penurunan signifikan hingga 10.000 hingga 15.000 meter kubik per hari terjadi dalam 3 bulan terakhir.

“Saya melihat ada kecenderungan terus mengecil, bahkan kami sempat mencatat lumpur pernah berhenti mesk dalam hitungan beberapa detik atau menit.” ujar Ari, sapaan akrab Khusairi, Sabtu (28/05).

Sejak lumpur menyembur, lanjutnya, BPLS hanya melakukan pengelolaan lumpur dengan cara mengalirkan dan membuang lumpur ke laut melalui sungai Porong, menggunakan 6 kapal keruk serta pompa pembuangan lumpur yang tersedia.

“Kami berharap ada penyelesaian dengan kajian-kajian yang dilakukan.” tambah Akhmad Khusairi kepada suarakawan.com.

Meski volume semburan lumpur mengecil, ancaman terhadap wilayah-wilayah disekitar tanggul kolam penampungan masih cukup besar. Hal ini terbukti dengan terjadinya jebolan, longsoran, retakan dan amblesan di permukiman warga.

“Selama lumpur masih hidup, deformasi geologi masih ada.  Volume lumpur mengecil, tapi ancaman yang ada masih harus tetap kita waspadai,” imbuhnya. (PetrusR/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *