Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

BPJT: Seluruh Sistem Gerbang Tol Siap Transaksi Nontunai

09 Sep 2017 // 06:10 // EKONOMI, HEADLINE

17395_15153_f-gerbang-tol-bangil-gempas

JAKARTA (suarakawan.com) – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengaku seluruh sistem dalam gerbang tol siap untuk menerima transaksi nontunai. Dengan begitu maka masyarakat pengguna jalan tol diminta menyiapkan uang elektronik (e-money) untuk setiap transaksi.

“Nanti badan usaha akan bantu jual di gerbang d awal. Nanti kita jaga (ketersediaan e-money) akan ada SOP-nya. Ini harus tersedia kartunya,” kata Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna di Kantor Pusat Jasa Marga.

Dirinya menambahkan, dengan adanya empat bank Himpunan Bank Negara (Himbara) dengan satu bank swasta yang terlibat maka diperlukan integrasi khususnya untuk menerima transaksi. Hal ini termasuk juga ketika masyarakat membutuhkan isi ulang (top up) e-money mereka.

Dengan begitu, Herry menyebutkan jika penerapan transaksi nontunai di jalan tol harus 100 persen berjalan pada 31 Oktober. Sementara masyarakat juga diminta untuk bersiap-siap sejak sekarang sehingga tak terburu-buru ketika harus membayar tol dengan e-money.

“Konsumen harus menyesuaikan diri. Jasa bukan pekerjaan sendiri harus bareng-bareng. Kemudian hambatan dari satu orang kalau kita paksa gunakan nontunai itu akan ganggu yang lain. Jadi kita harus bangun ini secara bersama-sama enggak bisa sendiri-sendiri,” jelas dia.

Lebih lanjut, Herry juga menilai jika masyarakat benar-benar harus memahami jika transaksi di jalan tol nantinya tidak bisa secara tunai. Sedangkan bagi pengelola jalan tol diminta untuk bersiap-siap karena hal ini diprediksi menimbulkan kekacauan (chaos).

“Chaos harus kita antisipasi, saya tangkapnya positif ada kebutuhan besar di saat yang bersamaan. Artinya ada kemungkinan chaos makanya kita coba antisipasi dengan (tersedianya) kartu tadi. Kita kerja sama dengan bank, BI dan lain-lain ketersediaan kartu itu harus disediakan,” pungkasnya.(mtv/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini