Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

BNN: 62 Jenis Narkoba Beredar di Indonesia

10 Aug 2017 // 07:24 // HEADLINE, HUKUM, HUKUM & KRIMINALITAS

narkoba

MEDAN (suarakawan.com) – Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan jenis narkoba yang beredar di Tanah Air makin bervariasi sehingga dibutuhkan kehatian-hatian sekaligus kejelian masyarakat agar tidak terjebak mengonsumsinya.

Dalam sosialisasi bahaya narkoba bagi kalangan pekerja Pertamina di Medan, Rabu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Utara Brigjen Pol Andi Loedianto mengatakan dari data di sejumlah negara, narkoba yang beredar di dunia saat ini sekitar 600 jenis.

Dari jumlah tersebut, 62 jenis telah beredar di Indonesia seperti sabu-sabu, ekstasi, ganja, heroin, putau, happy five dan lain-lain.

Dari 62 jenis itu, narkoba yang bisa dijerat dengan hukum baru 43 jenis. Sedangkan sisanya masih belum diatur dalam UU.

Di Sumatera Utara, BNN telah menemukan salah satu narkoba jenis baru tersebut yang dibuat seperti permen.

Narkoba tersebut diperkirakan dijual untuk kalangan anak-anak karena dibuat dengan bentuk yang menarik seperti bentuk kartun yang digandrungi anak-anak dengan warna yang mencolok.

Meski berbentuk permen, tetapi pengaruh narkoba tersebut sangat kuat karena sepenuhnya dibuat dengan bahan ekstasi.

“Memang berbentuk permen, tetapi 100 persen narkoba,” katanya.

Dari penangkapan yang dilakukan BNN, narkoba berbentuk permen dengan warna yang sangat menarik minat anak-anak itu telah mencapai ratusan ribu butir di Sumatera Utara.

“Di Sumatera Utara saya temukan 500.000,” kata mantan Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Timur itu.(ant/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini