BK Ngotot Terapkan Absensi Finger Print

Tidak ada komentar 24 views

DPRD Surabaya

SURABAYA (suarakawan.com) – Meski menuai kritikan dari beberapa anggota Dewan soal absensi finger print, ketua BK DPRD Kota Surabaya tetap bersikukuh akan memberlakukan sistem absensi finger print dan mengirim Pin tersebut ke Anggota Dewan, hal ini yang mengacu kepada Tatib no 78 ayat 1 tentang jam kerja anggota dewan yang juga sebagai salah satu upaya meningkatkan kinerja seluruh anggota dewan.

“Semua ini saya lakukan, karena saya sebagai ketua BK dan politisi baru sangat prihatin jika melihat anggota eksekutif dan masyarakat yang ingin menemui anggota dewan harus duduk berjam-jam disini, kalau anda nggak percaya, coba saja dipantau, ada nggak anggota dewan yang bisa datang dibawah jam Sembilan, kalau ada saya berani taruhan potong tangan saya, mestinya jika mengacu aturannya ya harus mengikuti jam kerjanya pemkot Surabaya yakni jam delapan pagi” tutur Ketua BK Agus Santoso saat ditemui di DPRD Surabaya, Jumat (22/07).

Terkait penolakan dari beberapa anggota dewan yang tidak ingin diperlakukan layaknya karyawan sebuah perusahaan, Agus justru menilai bahwa anggota tersebut tidak paham tatibnya.

“untuk sebuah perbaikan, saya tidak takut melawan siapapun, Saya hanya ingin menertibkan dan mengacu kepada tatib no 78 ayat 1 tentang jam kerja seorang anggota dewan, mereka yang ngomong haram dan disamakan dengan karyawan, itu adalah anggota dewan yang memang nggak mau diatur,jika memang harus melayani masyarakat diluar, kan bisa menghubungi ketua fraksinya untuk minta ijin, bukan seenaknya seperti sekarang ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa sosialisasinya telah dilakukan dengan cara mengirim surat pemeberitahuan dan nomer pin untuk seluruh anggota DPRD Surabaya.

“ Hari Jum’at ini  (22/07) surat pemberitahuan yang sekaligus nomer pin masing-masing telah dikirimkan sebagai bentuk sosialisasinya, dan saya akan berlakukan absensi finger print ini mulai senin minggu depan, yang tidak mengikuti juga silahkan, yang jelas staf BK akan umumkan setiap minggunya hasil absensi fingr print ini, sangsinya ya moral, masyarakat akan tahu seperti apa wakilnya disini” imbuhnya. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "BK Ngotot Terapkan Absensi Finger Print"