Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

BK Dewan Jatim Diminta Ikut Awasi Kasus Ketua Komisi B

06 Jun 2017 // 19:28 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN

gedung-DPRD-Jatim3

SURABAYA (suarakawan.com) – Wakil Ketua DPRD Jatim, Tjujuk Sunario, mengharap adanya perhatian dari Badan Kehormatan DPRD Jatim, untuk ikut mengawasi kasus yang melibatkan Ketua Komisi B DPRD Jatim, Moch Basuki. Apabila benar terbukti, Tjujuk meminta adanya ketegasan dari BK DPRD Jatim untuk segera mengeluarkan sanksi tegas.

Tjujuk ditemui di DPRD Jatim, Selasa (6/6) mengungkapkan kegundahannya atas kasus yang membelit rekan separtainya ini. Tjujuk menyesalkan bahwa citra positif yang selama ini dibangun antara pihak DPRD Jatim dengan pemerintah harus tercoreng dengan adanya kasus ini.

“Bukan hanya dengan Pemrov saja. DPRD sebenarnya juga bekerjasama dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sebagai bentuk transparansi kami. Selama ini kerjasama itu sangat baik,” ujar Tjujuk.

Sayangnya, opini positif tersebut harus kembali tercoreng dengan adanya kasus tersebut. “Padahal anggota DPRD di Jatim itu ada seratus orang. Cuma karena satu orang saja, rusak sudah citra positif yang dibangun selama ini,” kata politisi Gerindra ini.

Oleh karena itu, bukan hanya mengharap sanksi tegas dari BK DPRD, Tjujuk juga meminta anggota dewan lain untuk menjadikan kasus ini sebagai pelajaran. “Kami harap kasus ini menjadi kali terakhir. Sudah lah kita jangan cari-cari kesempatan dengan menyalahgunkan kewenangan kita. Sebab, bukan hanya melukai hati rakyat tapi juga merusak citra dewan,” pungkas politisi dari dapil Jatim VI ini.

Sebelumnya diketahui, KPK menyegel ruang ketua komisi B DPRD Jatim, M Basuki pada Senin (6/6). Usai penyegelan tersebut, KPK mengamankan 6 orang yang diduga terlibat dalam aksi suap pegawai pemrov kepada dewan Jatim.

Keenam orang yang diamankan tersebut antara lain, Moch Basuki (Wakil ketua komisi B), Bambang Heryanto (Kepala dinas Pertanian Provinsi Jatim), Rohayati (Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jatim), Rahman Agung ( staf DPRD Jatim), Santoso (staf DPRD Jatim), dan Anang Basuki Rahmat (Staf Dinas Pertanian Provinsi Jatim. (aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini