Bidik Segmen Menengah ke Bawah, Pegadaian Luncurkan Tabungan Emas

SURABAYA (suarakawan.com) – PT Pegadaian (Persero) terus mengembangkan sayap bisnisnya dengan melaunching program Tabungan Emas. Konsep program tersebut nantinya akan lebih banyak merambah kalangan menengah ke bawah.

“Produk tabungan emas memiliki keistimewaan dibandingkan produk-produk lain. Nasabah yang ingin memiliki emas tidak perlu langsung mengeluarkan uang yang banyak, cukup dengan menabung sedikit minimal Rp 5.000 hingga uang tabungan cukup untuk membeli, mereka bisa memperoleh emas,” kata Direktur IV PT Pegadaian (Persero), Dwi Agus Pramudya, seperti ditulis Sabtu (10/7).

Bagi nasabah yang ingin menabung, mereka akan memperoleh buku tabungan Pegadaian. Dengan buku ini, nasabah bisa menabung di semua kantor Pegadaian.

Namun, untuk mengambil emas atau mencetaknya, nasabah harus kembali ke kantor tempat asal menabung tabungan emas. Jika nasabah ingin tabungan berupa uang, maka hasil dari tabungan akan dijadikan emas dulu, kemudian di jual ke Pegadaian.

“Kalau ingin ditarik berupa emas kami sediakan, kalau ingin ditarik uang ya kami proses sesuai aturan Pegadaian. Artinya uang tabungan akan dibelikan emas kemudian dijual kembali atau diberikan sesuai nilai emas,” jelas Dwi.

Sementara Pimpinan Kantor Wilayah (Kanwil) PT Pegadaian (Persero) Surabaya, Ngadenan, menambahkan, program tabungan emas akan membantu Pegadaian meraih laba cukup besar dan memenuhi target yang ditetapkan.

Hingga akhir Juni 2015, pinjaman (OSL) untuk wilayah Surabaya sebesar Rp 3,4 triliun dengan laba bersih senilai Rp 200 miliar.

“Kalau melihat tren bulan yang sama tahun lalu (yoy), ada kenaikan laba sebesar 20%,” paparnya.

Peningkatan pendapatan dipicu dengan even lebaran karena banyak nasabah yang menebus gadai barang. Namun pendapatan akan kembali menurun setelah lebaran sebab banyak nasabah yang akan mengembalikan barangnya untuk digadaikan. (bng1/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Bidik Segmen Menengah ke Bawah, Pegadaian Luncurkan Tabungan Emas"