BI Akan Terapkan Finger Print Untuk Penukaran Receh

Hamid Ponco Wibowo (kiri)

SURABAYA (suarakawan.com) – Bank Indonesia akan memakai alat Finger Point bagi penukar uang pecahan kecil di kantor Bank Indonesia Cabang Surabaya untuk menghindari praktek percaloan penukaran uang seperti tahun lalu.

Hal ini diungkapkan Hamid Ponco Wibowo, Deputi PBI Bidang Sistem Pembayaran dan Manajemen Intern, dikatakannya selain menerapkan finger point, pihak BI juga akan membatasi penukaran uang pecahan tersebut maksimal Rp 4 juta/orang.

“Ini semua dilakukan demi pemerataan dan pengawasan arus masuk dan keluar uang baru,” terang dia.

Waktu penukaran, lanjutnya, sudah bisa dilakukan mulai tanggal 1 Agustus 2011 dan loket penukaran dimulai pukul 9 hingga pukul 11 siang.

Seperti diberitakan sebelumnya, BI Cabang Surabaya menyediakan uang pecahan kecil  untuk Jawa Timur sekitar Rp 7,74 T  dan untuk kota Surabaya justru ditingkatkan dari Rp 3,27 T untuk 2010 ditingkatkan menjadi Rp 4,025 T (2,28%).(Jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "BI Akan Terapkan Finger Print Untuk Penukaran Receh"