Beri Si Kecil Penghargaan Dong

Jika si kecil nakal, jangan terlalu mudah memberikan hukuman

SURABAYA (suarakawan.com) – Mekanisme Reward and Punishment dalam manajemen modern untuk meningkatkan kinerja employ, ternyata layak juga diterapkan dalam pendidikan keluarga. Hanya saja istilahnya yang berbeda.

“Dalam pendidikan keluarga bagi sekecil, istilah yang kita gunakan adalah penghargaan dan Konsekuensi. Bukan penghargaan dan hukuman seperti didunia kerja,”ungkap pakar pendidikan anak, dr Herbowo AF Soetomenggolo SpA.

Sejauh ini, lanjut dr Herbowo, orang tua hanya mengenal konsekuensi. Jika sekecil nakal maka orang tua marah dan terkadang memberikan hukuman. Namun sebaliknya jika sikecil berbuat baik atau menghasilkan prestasi, jarang reward atau penghargaan yang diberikan.

Padahal, kata dia, pemberian reward yang seimbang akan memacu harga diri sekecil untuk mengeksplorasi kemampuan dirinya hingga maksimal. Akan berbeda hasilnya antara anak yang selalu dimarahi dengan anak yang menerima penghargaan dan konsekuensi.

Jika lantas penghargaan dari orang tua sangat penting bagi perkembangan kepribadian sang bocah, bentuk penghargaan apakah yang paling tepat ?

“Pujian. Pujian adalah bentuk penghargaan yang paling tepat dan paling hemat. Tak perlu memberikan sesuatu yang mahal sebagai bentuk penghargaan kepada sang anak. Jika anak anda berhasil meraih prestasi atau mau menuruti perintah anda seperti membereskan mainannya, berikan pujian. Itu sangat baik bagi jiwanya,”tegasnya.  (nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *