Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Bencana Longsor Terjang Jember, Tiga Warga Hilang

17 Oct 2017 // 09:54 // DAERAH, HEADLINE, PERISTIWA

longsor

JEMBER (suarakawan.com) – Bencana longsor terjadi Senin malam, 16 Oktober 2017 di Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dua rumah di Dusun Kedungliyer dan Dusun Krajan, Desa Jambesari diterjang longsor. Tiga orang hilang akibat kejadian itu. Mereka adalah Siful, 35 tahun, kepala keluarga; istri Siful, Yana, 25 tahun, dan Faris, 5 tahun, anak mereka. “Upaya pencarian akan kami lanjutkan pagi ini,” kata Camat Sumberbaru, Yusuf (16/10).

Longsor terjadi sekitar pukul 19.30 menyusul hujan deras sejak Senin sore sekitar pukul 16.00 hingga malam hari. Satu rumah rusak berat dan satu rumah tertimbun longsor malam itu. Tiga yang hilang itu berada dalam satu rumah yang tertimbun longsor. Selain tiga orang tertimbun longsor, ada 2 sapi dan 12 kambing juga tertimbun longsor.

“Prioritas pertama adalah menemukan tiga korban yang tertimbun longsor. Baru kemudian membersihkan puing-puingnya,” ujar Yusuf. Ia menduga longsor dipicu air hujan yang memasuki rongga-rongga tanah yang terbentuk saat kemarau. “Tanahnya kemudian bergerak dan terjadi longsor,” kata Yusuf.

Yusuf mengatakan pihaknya telah meminta warga mewaspadai kemungkinan terjadinya longsor susulan. “Semoga tidak terjadi longsor susulan, tetapi warga harus tetap waspada,” ujar Yusuf menambahkan.

Kecamatan telah mengantisipasi dengan menyiapkan tempat evakuasi bagi korban longsor yakni Balai Desa Jambesari. Namun, ada yang memilih untuk menginap di rumah kerabat terdekat mereka di desa setempat.(tc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini