Belasan Kyai Ngelurug PN Surabaya Terkait Kasus PT Cinderella

beberapa Kyai yang datang ke PN Surabaya

SURABAYA (suarakawan.com) – Masih ingat dengan gagalnya ekskusi lahan PT Cinderella di jalan Tanjung Sari beberapa waktu lalu karena dihadang ribuan buruh dan keluarganya yang takut kehilangan mata pencahariannya ?

Terbaru, belasan  Kiai asal Madura dan Surabaya Kamis (07/07) pagi ini mendatangi kantor Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Arjuna Surabaya. Hal ini terkait masalah  eksekusi PT Cinderela yang berdampak pada 5000 buruh dari PT Cinderela yang bergerak di bidang produksi sepatu eksport.

KH. Muhammad Mahmud, salah satu dari para kiai mengatakan, dampak dari rencana eksekusi tersebut sangat dirasakan sekali apalagi pada saat dilakukaannya eksekusi beberapa waktu lalu.

“Waktu Itu kan banyak buruh yang terlempar batu, nah kalau begini terus saya khawatir kalau kasus ini bisa terjadi seperti daerah daerah lain menimbulkan aksi anarkis.” terang M Mahmud.

Kedatangan para Kiai ini menurut M Mahmud, bukan untuk meminta pembatalan eksekusi, namun untuk mencari solusi, karena terkait keputusan hukum Pengadilan Negeri Surabaya, bukan wewenang dari para Kiai.

“Jadi kami hanya mencari solusi saja. Kalau bisa biarkan ada keputusan dari Makamah Agung dulu. Toh, sekarang ini kan prosesnya masih belum selesai. Kalau dipaksakan, nanti nasib buruhnya bagaimana. 5000 buruh itu tidak sedikit,” imbuh M Mahmud.

Kedatangan para kiai ini sendiri berawal dari ratusan buruh yang menjadi santrinya yang notabene bagian dari jama’ah istigosah di pesantren pesantren milik para kiai tersebut.

Para buruh banyak yang mengeluh nasibnya jika sampai terlanjur eksekusi, sehingga para kiai mencba mencari solusi dengan pihak pihak terkait seperti Pengadilan Negeri Surabaya sekaligus managemen PT Cinderella. (bs/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *