Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Begini Pengalihan Arus Lalin Saat Aksi 55

05 May 2017 // 11:34 // HEADLINE, NASIONAL, PERISTIWA

20150421warga-keluhkan-pengalihan-arus-lalin-di-jalan-otista-3_20150421_141848

JAKARTA (suarakawan.com) – Polisi mengalihkan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Jakarta Pusat terkait Aksi Bela Islam 55 yang digelar hari ini.

Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Budiyanto mengatakan, pengalihan arus lalu lintas ini dilakukan agar warga DKI Jakarta tetap beraktivitas seperti biasa dan tidak terganggu oleh pergerakan massa.

“Kami ciptakan agar warga tetap beraktivitas lancar,” kata Budiyanto, seperti diberitakan Jumat (5/5).

Budiyanto menyebutkan, Ditlantas Polda Metro Jaya menurunkan 620 personel lalu lintas untuk melakukan pengamanan, pengaturan dan rekayasa arus di lapangan.

“Apabila dibutuhkan 220 personel cadangan juga telah disiapkan untuk mem-back up,” ucapnya.

Menurut Budiyanto, polisi melakukan pengalihan arus bagi massa yang datang dari luar daerah Jakarta menuju Masjid Istiqlal sebagai titik kumpul aksi hari ini.

Untuk massa yang datang dari Tangerang dan Banten lewat tol akan diarahkan keluar Tol Tomang-Jalan Tomang Raya-Jalan Caringin-Jalan Suryopranoto-Jalan Juanda-Jalan Pasar Baru-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Katederal-Jalan Pejambon-Masjid Istiqlal.

Kemudian, massa yang datang dari Bekasi melalui Tol Ir Wiyoto Wiyono akan diarahkan keluar di off ramp Cempaka Putih-Jalan R. Suprapto-Jalan Senen Raya-Jalan Banteng Selatan-Jalan Pejambon-Masjid Istiqlal.

Sementara itu, lanjut Budiyanto, untuk massa dari Bogor dan Depok, disiapkan dua alternatif pengalihan arus massa.

Pertama, massa yang melewati tol MT. Haryono akan diarahkan keluar off ramp Tegal Parang-Jalan HR. Rasuna Said-Jalan Cokro Aminoto-Jalan Dr. Sam Ratulangi-Jalan Cut Mutia-Jalan Menteng Raya-Jalan Medan Merdeka Selatan-Parkir IRTI Monas-Masjid Istiqlal.

Kedua, bagi mereka yang melalui Tol Dalam Kota Gatot Subroto akan diarahkan keluar off ramp Slipi Jaya-Jalan Tomang Raya-Jalan Suryo Pranoto-Traffic Light Harmoni-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Selatan-Parkir IRTI Monas-Masjid Istiqlal.

Selain itu, aparat kepolsian juga sudah menyiapkan kantong-kantong parkir untuk dipakai massa aksi memarkirkan kendaraannya. Beberapa kantong parkir yang dimaksud yakni di Lapangan Banteng dan IRTI Monas, Gelora Bung Karno serta Parkir PRJ Kemayoran.

Bahkan, kata Budyanto pihaknya juga menyiapkan alternatif parkir di bahu jalan yang terletak di Mabes AD-Jalan Perwira, Jalan Medan Merdeka Barat sisi Timur, Jalan Medan Merdeka Selatan depan Balai Kota, serta Jalan Kebon Sirih (Traffic Light Garuda-Tugu Tani).

Mengingat massa aksi 55 akan berkumpul di Masjid Istiqlal dan berencana melakukan aksi long march ke Gedung Mahkamah Agung (MA) di samping Istana Negara, maka, polisi pun memiliki antisipasi rencana pengalihan arus di kawasan sekitar Istana Negara.

Berikut rencana pengalihan arus di sekitar Istana:

1. Arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit dialihkan ke Jalan Juanda;

2. Arus lalu lintas yang dari Jalan Lapangan Banteng menuju Jalan Veteran dialihkan ke kanan Jalan Pos;

3. Arus lalu lintas yang dari Jalan Gunung Sahari menuju ke Jalan Dr.Sutoyo dilurskan ke Jalan Senen Raya;

4. Arus lalu lintas yang dari Jalan Senen Raya menuju ke Jalan Budi Utomo diluruskan ke Jalan Gunung Sahari;

5. Arus lalu lintas yang dari Jalan Medan Merdeka Timur yang akan menuju Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira;

6. Arus lalu lintas yang datang dari arah Simpang Lima Senen menuju RSPAD Gatot Soebroto diluruskan ke Jalan Senen Raya;

7. Arus lalu lintas yang dari Cikini Raya menuju M Ridwan Rais dialihkan ke kanan Jalan Kwitang Raya atau arus lalu lintas yang datang dari arah Jalan Kwitang diputarbalikan kembali ke Jalan Kwitang Raya, serta yang dari Jalan Kebon Sirih diluruskan ke Jalan Kwitang Raya;

8. Arus lalu lintas yang dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju ke Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Kebon Sirih atau Tanah Abang;

9. Arus lalu lintas yang datang dai arah Abdul Muis diluruskan ke Jalan Harmoni maupun Fachrudin;

10. Arus lalu lintas yang datang dari arah Abdul Muis menuju Jalan Museum diluruskan ke Jalan Fachrudin begitu juga sebaliknya. (cnn/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini