Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Bedah Buku Indorock Blitzkrieg & The Tielman Brothers di Perpustakaan c2o Surabaya

03 Mar 2014 // 20:36 // MUSIK, RESENSI

c2o bedah buku Indorock Blitzkrieg & The Tielman BrothersSURABAYA (suarakawan.com)– Dalam rangka memperingati hari musik nasional yang bertepatan pada tanggal 9 Maret nanti, dari tim Surabaya Punya Cerita dan Neo Indorockers menggelar bedah buku “INDOROCK BLITZKRIEG” dan memorabilia “THE TIELMAN BROTHERS” dengan narasumber Adnan Nanda sebagai penulis Buku Indorock Blitzkrieg.

Adnan Nanda adalah seorang pemuda yang menekuni dunia jurnalistik dan penulis lepas di sebuah media di Jakarta, di samping merupakan salah seorang aktivis sosial di Neo Indorockers. Ia dapat dihubungi di:adnan7nanda@yahoo.comatau follow di Twitter @nandaisadnan

Acara ini dilaksanakan di C2O library & collabtive Sabtu nanti pada 8 Maret 2014 pukul 18.30 sampai 20.00 wib.

Sejarah mencatat, era 1950-an adalah kejayaan musik rock instrumental. Jenis musik ini tak hanya menyuguhkan komposisi beat musik yang berderap cepat tetapi juga nggak jarang dipadukan dengan seni menari kontemporer. Perkembangan transformasi musik ini pun semakin merajalela terlebih dipadukannya musik ini dengan pakem country, keroncong, langgam dan Hawaiian yang kemudian lebih dikenal dengan istilah musik Indorock.

Lebih dari setengah abad, rock n roll bergema di jagad ini. Hingga detik ini, rock n roll tetap berdiri tegak, menatap dengan pandangan mata tajam, berlari serta melompat. Rock n roll bermetamorfosa. Bahkan di awal pergerakannya, rock roll telah mengalami berbagai transformasi.

Mendengar nama Indorock, ingatan kita semua tertuju pada sosok Andy Tielman dan band The Tielman Brothers yang cukup membahana dunia.

Melalui buku ini, Adnan Nanda, sang penulis yang juga berprofesi sebagai freelance reporter di sebuah media di Jakarta ingin mewartakan kepada kita semua dari A-Z tentang sejarah musik fenomenal tersebut, termasuk kiprah The Tielman Brothers di dalamnya.

Dengan kemasan sejarah populer, Adnan mencoba menyuguhkan bahwa musik Indorock adalah suatu warisan budaya dunia yang terlewatkan.

Acara ini disertai pula pemutaran beberapa video dokumentasi Tielman Brothers oleh tim Surabaya Punya Cerita bekerjasama dengan Neo Indorockers yang merupakan sebuah komunitas pegiat musik Indorock yang berbasis di Jakarta.

Info lebih lanjut bisa buka situs http://ceritasby.com atau Twitter: @ceritasby @neo_indorockers

Kalau kamu memang Arek Suroboyo asli dan penggemar dunia musik Rock, jangan lewatkan acara ini. (c2o/Han)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda






  • Terkini