Bea Cukai Amankan 3 Upaya Penyelundupan Kayu

Tidak ada komentar 5 views

salah satu kontainer berisi kayu

SURABAYA (suarakawan.com) – Berbagai upaya telah dilakukan oleh jajaran Dirjen Bea Cukai Jatim 1 dalam rangka optimalisasi pengawasan produk kehutanan, sekaligus sebagai tindak lanjut dan respon atas adanya pemberitaan maraknya produk kehutanan yang diekspor yang tidak sesua dengan ketentuan dan berpotensi merusak kelestarian sumber daya alam.

Menurut Eko Damanto, Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil Jatim 1, berawal dari hasil analisa yang dilakukan oleh petugas Analis, ada indikasi terhadap eksportasi yang tidak sesuai dengan ketentuan. Selama bulan April 2011 sampai dengan bulan Juli 2011, setidak-tidaknya ada 3 eksportasi yang diduga melanggar ketentuan perundang-undangan.
Diantaranya CV AAS, dimana CV AAS memberitahukan bahwa barang yang dikirim adalah 1.184 bag coconut produk dengan tujuan Hongkong, namun saat diperiksa bea cukai ternyata berisi 37,99 kayu log sonokeling dengan berbagai ukaran dengan nilai diperkirakan 923.346.000 rupiah.

Sedangkan pelanggaran kedua dilakukan oleh CV MNP. Dimana melakukan kegiatan ekspor dengan memberitahukan kontainer berisi 230 PK Wooden Furniture, namun saat diperiksa ternyata berisi 238 kayu Eboni berbagai ukuran yang bernilai 699.500.000 rupiah.

Yang terakhir adalah CV NB, dengan kegiatan yang sama memberitahukan ijin pengiriman 51 PK Dinning set namun ternyata berisi kayu olahan berbentuk balok senilai 193.375.000 rupiah.

“Jadi yang penting kita amankan dulu barang dan yang membawa. Untuk selanjutnya baru kita periksa dan kita cari pemiliknya.” terang Eko, Kamis (04/08).(bs/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Bea Cukai Amankan 3 Upaya Penyelundupan Kayu"