Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Bawa Keluarga ke Kokpit, Pilot Lion Air Dijatuhi Sanksi

26 May 2017 // 07:06 // DAERAH, HEADLINE, PERISTIWA

lion air

JAKARTA (suarakawan.com) – Manajemen maskapai Lion Air segera menginvestigasi kejadian masuknya keluarga penumpang pilot Lion Air ke dalam kokpit pesawat, dengan nomor penerbangan JT 015 rute Denpasar menuju Jakarta, Selasa (23/5) lalu. Kejadian tersebut pertamakali diketahui salah satu penumpang pesawat yaitu, Citra Rienanti. Citra mengunggah kejadian tersebut ke akun Facebooknya.

Public Relations Manager Lion Air, Andy M Saladin, mengatakan Lion Air telah menghubungi penumpang yang bersangkutan dan telah meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialaminya sekaligus berterima kasih atas laporan yang diberikan.

“Kami akan melakukan investigasi terkait hal ini, dikarenakan di dalam peraturan perusahaan kami menyebutkan, bahwa selain petugas maka tidak dapat memasuki kokpit pada saat penerbangan berlangsung,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (25/5).

Andi menegaskan pilot tersebut akan mendapatkan sanksi berupa penurunan pangkat pilot menjadi flight officer. Selain itu, Lion Air juga mencabut izin terbang sementara pilot yang memasukkan istri dan anak ke kokpit tersebut.

“Dari hasil investigasi yang dilakukan maka pilot akan dikenakan sanki. Sanksi dapat berupa penurunan bar dari Capt menjadi first officer atau tidak diberikan terbang atau grounded dalam jangka waktu tertentu,” kata Andi.

Selain itu, manajemen Lion Air juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemhub) untuk melaporkan sanksi yang diberikan.

Seperti diketahui, Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Indonesia memperbolehkan selain kru pesawat untuk menempati jumpseat jika ada tiga izin yaitu, Ditjen Perhubungan Udara Kemhub, dari company (perusahaan maskapai), dan Pilot in Command (pilot yang bertugas).
Setelah kejadian 911, peraturan keamanan bertambah ketat. Untuk beberapa negara atau perusahaan maskapai, flight deck harus terkunci dari boarding sampai penumpang seluruhnya deplaned.

Seperti diberitakan, Citra Rienanti, salah seorang penumpang Lion Air menyebut keluarga kapten pilot dibolehkan masuk ke dalam kokpit. Hal ini menjadi kekhawatiran, karena dapat membahayakan keselamatan penumpang yang berada dalam perjalanan itu. (bs/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini