Baru Kenal Tiga Hari, Gadis ABG Asal Krian Dinodai Ramai-ramai

SIDOARJO (suarakawan.com) – Nasib sial dialami sebut saja namanya melati  (14) warga  Desa Krian Kecamatan Krian kabupaten Sidoarjo.

Ia dicabuli oleh Samhadi (20) warga  Desa Pesarenan Kecamatan Kedundung  Bangkalan- Madura,  dan temanya  Misjar (22) warga  Desa Batu Anten Kecamatan Konang Kabupaten Bangkalan – Madura.

Kapolsek Krian Kompol Choirul Anam mengatakan bahwa antara korban dengan pelaku, baru saja 3 hari berkenalan sambil bertukar nomer telpon saat  di Pasar Krian.

“Lalu keduanya janjian untuk bertemu dan setelah bertemu, korban diajak makan di sebuah warung,” kata Kapolsek,  Jum’at (16/08).

Selanjutnya saat keduanya makan di warung, Samhadi menghubungi Misjar untuk menemuinya di warung.

Setibanya Misjar di warung, Samhadi mengajak Misjar dan korban nongkrong di warung Kopi di Desa  Keterungan Kecamatan Krian.

“Berangakatlah ketiganya ngopi di Keterungan untuk ngopi. Setelah lama di warkop,  kedua pelaku mengajak korban untuk jalan-jalan dan sampai di areal pesawahan di Desa Jeruk Gamping Kecamatan Krian. Karena sepi akhirnya korban dipaksa untuk melayani nafsu bejat  kedua pelaku secara bergiliran,” jelas Khoirul.

Setelah disetubuhi, korban tidak pulang ke rumahnya, karena takut sama kedua orang tunya.

Orang tua korban mencari ke rumah teman-teman korban, tapi korban tak ditemukan juga setelah lama mencari.

Akhirnya secara tak sengaja  orang tua korban menemukan anaknya di daerah pasar   Krian.

Seketika langsung ditanya mengapa sampai tidak pulang ke rumah, korban menceritakan bahwa dirinya telah dicabuli oleh dua pria yang baru 3 hari dikenalnya.

Mendengar pengakuan anaknya yang masih bersekolah di bangku SMP ini, orang tua korban langsung melaporkan ke Polsek Krian.

“Setelah menerima laporn tersebut, anggota yang sudah mendapatkan identitas kedua pelaku langsung mencari pelaku,” imbuh Kapolsek.

Karena jejak pelaku sudah diketahui polisi, Akhirnya, kedua pelaku berhasil ditangkap Kamis (15/08) kemarin di tempat kosnya di daerah Desa Tambak Kemeraan Kecamatan  Krian.

Di hadapan penyidik kedua pelaku mengaku tidak memaksa korban untuk melakukan hubungan intim.

“Tidak mabuk, saya di warung kopi tidak minum miras, hanya minum kopi saja,” jawab Samhadi yang dibenarkan oleh Misjar.

Akibat perbuatanya itu, kini kedua pemuda asal Bangkalan-Madura  itu terpaksa  harus menginap di hotel prodeo Mapolsek krian. (dik/bay)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Baru Kenal Tiga Hari, Gadis ABG Asal Krian Dinodai Ramai-ramai"