Baru Serah Terima, Rusunawa Penjaringan Lembab Dan Bocor

 

salah satu sudut rusunawa yang bocor dan lembab

SURABAYA (suarakawan.com)-Gedung rumah susun sewa (rusunawa) tahap IV Penjaringan Surabaya yang dibangun dengan dana APBN dan kini telah diserahkan pengelolaannya ke pemkot Surabaya dikeluhkan oleh para penghuninya.

Menurut penggunanya, ruangan rusunawa tersebut banyak yang lembab dan temboknya  mengelupas karena kebocoran pipa saluran pembuangan air dan akibatnya merusak yang lain termasuk plafon hampir seluruh ruangan di setiap lantainya.

“Sungguh saya merasa prihatin dengan kondisi ruangannya, akibat pipa saluran air nya yang bocor, kini ruangannya jadi lembab dan telah merusak plafond dan dindingnya, pendek kata tidak layak huni, walaupun bangunan itu dibangun dengan APBN, pemkot Surabaya sebagai pengelolanya juga tidak boleh asal terima“ ucap Ivy Juana anggota Komisi B DPRD Surabaya saat sidak, Rabu (15/06).

Ivy menyatakan, terlepas masa pemeliharaannya masih ada atau sudah habis, pemkot Surabaya harus segera memerintahkan kontraktor pelaksanannya untuk segera memperbaikinya.

“Karena ini sudah menyangkut kelayakan dan kenyamanan para penghuninya, jangan sampai bangunan yang telah menghabiskan anggaran yang besar, tetapi malah sia-sia” imbuhnya.(jto/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *