Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Balada Kembang Tahu, Dulu Ditolak Kini Disukai

14 May 2017 // 11:26 // KAWAN KITA

IMG-20170514-WA0005

JAKARTA (suarakawan.com) – Pedagang makanan dan minuman keliling di Jakarta beraneka ragam. Salah seorang di antaranya ada Ohim. Ohim sejak 1996 menjual kembang tahu.

Bersama 7 kawannya berkeliling kampung di Kelurahan Kemanggisan, Jakarta Barat.

Ahmad merupakan balita penggemar fanatik kembang tahu yang dijual lelaki asal Cilimus, Cirebon, Jawa Barat.

Dengan hanya uang dua ribu rupiah setiap hari Ahmad bisa menikmati kembang tahu. Awalnya, balita berusia 3 tahun 3 bulan ini menolak mencoba. Katanya pedas. Namun, setelah mencoba Ahmad menjadi penggemar kembang tahu. Yang dikatakan pedas itu bukan cabe, tapi itu kuah jahe. (hans/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini