Balada Kembang Tahu, Dulu Ditolak Kini Disukai

IMG-20170514-WA0005

JAKARTA (suarakawan.com) – Pedagang makanan dan minuman keliling di Jakarta beraneka ragam. Salah seorang di antaranya ada Ohim. Ohim sejak 1996 menjual kembang tahu.

Bersama 7 kawannya berkeliling kampung di Kelurahan Kemanggisan, Jakarta Barat.

Ahmad merupakan balita penggemar fanatik kembang tahu yang dijual lelaki asal Cilimus, Cirebon, Jawa Barat.

Dengan hanya uang dua ribu rupiah setiap hari Ahmad bisa menikmati kembang tahu. Awalnya, balita berusia 3 tahun 3 bulan ini menolak mencoba. Katanya pedas. Namun, setelah mencoba Ahmad menjadi penggemar kembang tahu. Yang dikatakan pedas itu bukan cabe, tapi itu kuah jahe. (hans/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Balada Kembang Tahu, Dulu Ditolak Kini Disukai"