Bagaimana Membangun Sistem Perbankan Yang Bertanggung Jawab

seminar Bank Indonesia

SURABAYA (suarakawan.com) – Dialog nasional bertema Membangun Sistem Perbankan Yang Bertanggungjawab yang dihadiri Dr. Harry Azhar Azis, MA wakil ketua komisi XI DPR RI dan M. Ishak dari Bank Indonesia Surabaya membahas berbagai permasalahan perbankan yang tengah terjadi.

Hary Azhar menyatakan berbagai kasus perbankan yang menjadi tanggung jawab Bank Indonesia dan harus disikapi dengan tegas antara lain persoalan kartu kredit dengan debt colectornya dan mempergunakan dana nasabah (customer) oleh oknum manajemen perbankan.

“Disamping itu nasabah juga seharusnya selektif dalam memilih bank, namun demikian terungkap juga mengenai kasus century yg akhirnya merugikan nasabah,” paparnya, Kamis (28/07).

Lebih lanjut Hary juga mengungkapkan mengenai privacy nasabah perbankan, bagaimana iklan dapat masuk di handphone pribadi sehingga muncul pertanyaan darimana mereka mendapatkan nomor tersebut. “Saya akan bawa issu ini,” ujarnya dengan nada tinggi.

Sedangkan Yoyok Prawiro direktur LPKS mengatakan undang-undang perlindungan konsumen sudah jelas, namun dilapangan prakteknya selalu berbeda.

Disamping itu, ada keluhan seorang ibu bernama Yuli  yang langsung ditanggapi pimpinan bank Indonesia M. Ishak, atas kasusnya dengan Grasindo yang diberi fasilitas kerjasama dengan pihak BTN.(iza/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Bagaimana Membangun Sistem Perbankan Yang Bertanggung Jawab"