Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Bacagub Birokrat Dinilai Belum Bisa Bersaing di Pilkada Jatim 2018

21 Apr 2016 // 20:01 // HEADLINE, PILGUB JATIM

pilkada

SURABAYA (suarakawan.com) – Bakal calon gubernur ataupun wakil gubernur (Bacagub/bacawagub) Jatim dari kalangan birokrat atau PNS, masih dianggap sebelah mata. Mereka dinilai belum mampu bersaing dengan calon dari partai politik (parpol).

“Bacagub dari kalangan birokrat mempunyai banyak kekurangan dibanding calon dari partai politik,” kata pengamat Komunikasi Politik Universitas Airlangga (Unair), Suko Widodo kepada wartawan di sela Seminar Jurnalistik Mahasiswa di Kampus C Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Kamis (21/4).

Satu alasan yang paling utama kekurangan Bacagub dari birokrat adalah tidak adanya kemampuan dan pengalaman pengelolaan massa yang baik. Padahal, syarat pertama yang harus dimiliki calon gubernur atau calon kepala daerah, yakni pengelolaan massa.

“Itu faktor utama jika ingin menjadi calon gubernur. Meski sang calon memiliki popularitas yang tinggi, tapi jika tidak bisa melakukan pengelolaan massa yang baik, percuma. Massanya bisa diambil oleh lawan,” jelasnya.

Seperti diketahui, dalam bursa bacagub Jatim muncul beberapa nama dari kalangan birokrat Jatim. Mereka adalah Hadi Prasetyo yang sehari-hari bertugas sebagai Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, dan Kepala Dinas Pendidikan Jatim Saiful Rahman.

Kedua pejabat eselon II tersebut disebut-sebut pantas menjadi bacagub Jatim karena kesuksesannya dibidang masing-masing. Bahkan, Hadi Prasetyo yang tahun ini sudah memasuki usia pensiun telah aktif di media sosial untuk memikat hati masyarakat.

Sedangkan, Saiful Rahman mengaku masih belum ada niat maju cagub Jatim, meski sudah ada Partai Nasdem yang tertarik untuk mengusungnya. “Mereka memang punya kelebihan pengalaman matang dibidang birokrasi. Ibaratnya, mereka adalah para menteri yang tidak memiiki basis massa yang nyata dan memiliki pengalaman memimpin wilayah,” ungkapnya.

Suko mencontohkan, di era sekarang ini semua pejabat pemprov yang maju dalam pilkada kabupaten/kota semua gagal. Mulai mantan Kepala Bakorwil Bojonegoro Setiadjit yang maju dalam Pilkada Tuban dan mantan Kepala Bappeda Zainal Abidin yang maju Pilkada Sumenep.

Selain itu, ada nama Suci Purnomo, mantan Kepala Bidang Pengembangan Prasarana dan Wilayah Bappeda Provinsi Jatim dan Andromeda, Sekretaris Dinas Sosial Jatim. Suci maju dalam Pilkada Nganjuk dan Andromeda mencalonkan diri dalam Pilkada Bojonegoro. “Semua gagal. Ini perlu menjadi perhatian para calon dari birokrat,” cetusnya.

Sebaliknya, pejabat yang pernah menjadi kepala daerah dan kini menjadi pejabat di lingkungan Pemprov Jatim, dinilai masih punya peluang. Sebab, mereka sudah punya pengalaman memimpin wilayah dan mempunyai basis massa di daerahnya.

Di pemprov, saat ini ada dua pejabat eselon II yang dulu pernah menjadi kepala daerah. Mereka yaitu Kepala Dinas Kesehatan Harsono yang dulu menjabat Bupati Ngawi, dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Heru Tjahjono yang dulu menjadi Bupati Tulungagung. Keduanya dinilai ada kemampuan dan berpeluang.

“Pastinya mereka sudah ada kedekatan dengan partai politik karena sebelumnya menjabat bupati juga berkat dukungan partai politik. Tapi yang birokrat murni, mereka punya kedekatan dengan partai politik tidak. Tentu hal ini perlu menjadi catatan tersendiri,” katanya. (Bng/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini