Awas, Jangan Salah Pilih Produk Anti Penuaan

Tidak ada komentar 10 views

wimpie pangkahila

SURABAYA (suarakawan.com) – Setiap orang memiliki keinginan agar dapat hidup panjang usia, sehat, awet muda dan tetap menarik. Namun tidak setiap orang tahu bagaimana cara mendapatkannya. Karena beberapa kalangan pencitraan diri itu penting, akhirnya beberapa dari kita melakukan cara mudah dan cepat. Antara lain, menggunakan kosmetik, yang sebenarnya hanya pencitraan secara permukaan bukan kualitas hidup.

Terutama kaum perempuan, yang selalu ingin tampil muda dan menarik untuk menopang kepercayaan diri. Minimal tetap menarik di mata pasangannya. Semua cara dilakukan tetapi pada umumnya hanyalah upaya yang superficial tidak mendasar. Akibatnya tampak muda dan menarik, tapi kualitas tidak baik. Banyak masalah ditimbulkan termasuk dalam hubungan dengan pasangan. Itulah akibat jika perawatan dan pengobatan hanya dipermukaan tidak didasarkan konsep Anti Aging Medicine, yang biasanya instant.

Dampak pengobatan instant yang tidak benar, mulai yang ringan hingga berat membuat cacat seumur hidup atau menyebabkan meninggal. Hal ini juga dialami kaum pria.

Dengan konsep Anti Aging Medicine, yakni meningkatkan kualitas hidup maka akan dapat mendapatkan sehat, awet muda dan cantik. Konsep ini ternyata dapat memperlambat proses penuaan bahkan kembali ke keadaan sebelumnya. Dengan memperbaiki gaya hidup sehat dan pengobatan yang tepat, kita dapat hidup sehat  dengan kualitas hidup yang baik walaupun usia bertambah.

Pada saat ini banyak iklan yang membohongi masyarakat sebagai produk anti aging tapi tak punya bukti ilmiah dari ahli. Masyarakat harus merubah cara berpikir, kualitas lebih baik adalah anti aging medicine tidak sama dengan kosmetik.

“Penampilan memanifestasikan keadaan secara umum, misalnya bintik-bintik di muka bukan karena dari luar tapi dari dalam. Tubuh berubah hormon tidak seimbang dan terganggu. Anti aging medicine, adalah dengan mendeteksi dini kondisi tubuh atau melakukan tindakan pencegahan, menjalankan gaya hidup sehat misalnya merubah pola makan kita, melakukan pengobatan dengan benar pada penyakit yang kita derita.” Papar prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, pada wartawan di klinik kecantikan Miracle, Thamrin, Surabaya, Senin (25/07).

Lebih lanjut Wimpi menyatakan bahwa proses penuaan bisa diperlambat dengan meningkatkan kualitas hidup, bukan dengan anti agingkosmetik yang hanya bekerja dipermukaan saja dan bersifat tidak tetap bahkan dapat mempengaruhi kesehatan.

“Yang kita harapkan adalah usia fungsiologis yakni usia boleh bertambah tapi fungsi tubuh tetap sehat. Bukan usia kronologis yakni bertambahnya usia diiringi dengan mulai menurunnya fungsi tubuh,” pungkasnya.(mel/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Awas, Jangan Salah Pilih Produk Anti Penuaan"