Atasi Rambut Rontok dengan Terapi Darah

hgt4

SURABAYA (suarakawan.com) – Rambut rontok baik pada pria maupun wanita adalah hal yang jamak terjadi. Pada batas tertentu kerontokan ini masuk dalam kategori normal, tapi jika terjadi berlebihan, penanganan ekstra pun harus segera dilakukan sebelum mahkota Anda kehilangan keindahannya.

Banyak faktor yang menyebabkan kerontokan rambut, yaitu genetik, kekurangan gizi: vitamin, terutama B12, asam folat, D, dan biotin; mineral, terutama zat besi dan zincum; dan protein. Faktor yang juga memengaruhi yaitu stres psikis, trauma fisik, penyakit kulit tertentu, dan beberapa faktor lain yang belum diketahui secara medis. Untuk mengatasi permasalahan ini, Skin A memiliki treatment revolusioner dengan menggunakan darah pasien itu sendiri, yakni Hair Growth Therapy (HGT).

“HGT adalah terapi untuk kerontokan rambut dengan menggunakan PRP (Platelet Rich Plasma). PRP adalah produk autolog (dari tubuh sendiri) yang berasal dari plasma darah yang mengandung konsentrasi platelet (trombosit) yang cukup tinggi, di mana platelet tersebut banyak mengandung faktor pertumbuhan (growth factor) dan sitokin yang berperan penting dalam proses regenerasi jaringan baru termasuk rambut,” jelas dr. Agustina Tri Pujiastuti, SpKK. dari Skin A Dermatology & Aesthetic Clinic.

Growth Factor ini, lanjutnya, bila disuntikkan ke folikel rambut yang tipis atau rontok akan memberikan nutrisi, merangsang peredaran darah dan merangsang pertumbuhan folikel rambut. Ibarat “pupuk alami”, PRP akan memupuki folikel rambut yang kurus atau rontok menjadi gemuk dan tumbuh baru.

Sebelum memulai prosedur, dokter akan memeriksa keadaan folikel rambut pasien. Bila folikel rambut sudah benar-benar mati, maka dokter akan menyarankan terapi lain. Selain itu dokter juga memeriksakan kondisi medis secara umum, riwayat penyakit dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi saat memulai perawatan. Bila dinyatakan kurang baik, dokter akan memberikan supplemen untuk membantu efektivitas terapi.  

“Terapi PRP dimulai dengan mengambil darah dari pembuluh darah di lengan, lalu darah tersebut dimasukkan tabung khusus dan steril dan di proses untuk mendapatkan Growth Factor yang terbaik. Proses ekstraksi ini memakan waktu 30 menit, sambil menunggu kepala pasien di berikan krim anestesi untuk mengurangi rasa sakit saat penyuntikan,” terang dr. Agustina.

Setelah PRP siap, dokter akan mulai menyuntikkan PRP di antara folikel yang bermasalah dengan kedalaman tertentu, lalu diakhiri dengan pemberian Hair growth serum khusus untuk perangsangan folikel rambut yang dalam keadaan dormant atau tidur supaya aktif kembali dengan suatu alat tertentu.

“Setelah terapi ini, kami menyarankan untuk tidak mencuci rambut selama 6 jam kedepan. Terapi dilanjutkan minimal 1 x sebulan. Umumnya pertumbuhan rambut dapat dilihat setelah 4 – 6x sesi, tergantung kondisi rambut,” imbuhnya.

Hasil maksimal bisa didapatkan dengan mempertahankan hasil terapi, yakni dengan mengaplikasikan shampo dan hairtonic hair serum pada rambut yang telah dibersihkan. Selain itu, apabila dibutuhkan, dokter akan memberikan obat oral atau vitamin untuk membantu merangsang pertumbuhan dan menyuburkan rambut.

Selain itu, menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan sehat dengan gizi berimbang perlu terus dipertahankan, dan bisa dilengkapi dengan berolahraga secara rutin.

Melakukan terapi HGT secara disiplin akan mempertahankan hasil yang telah dicapai sehingga menghasilkan rambut yang hampir permanen dengan akar yang jauh lebih kuat.

“Terapi sebaiknya terus dilakukan walaupun rambut sudah tumbuh semakin baik. Sesuai usia, maintenance terapi bisa dilakukan dengan rentang waktu bervariasi. Untuk usia 25-40 tahun, lakukan terapi sebanyak sekali tiap 3-6 bulan. Untuk usia 40-50 tahun, lakukan terapi sebanyak sekali tiap 2-3 bulan. Untuk usia di atas 50 tahun, lakukan terapi sebanyak sekali tiap 1-2 bulan,” tukasnya.

Terapi HGT sangat aman untuk dilakukan bagi siapa pun yang memiliki kualitas darah baik. Bahkan efek samping pun hampir tidak ada karena tubuh pasien menerima darah sendiri. Anda tidak disarankan untuk melakukan terapi ini apabila memiliki penyakit diabetes yang tidak terkontrol, kelainan perdarahan, kanker atau tumor, infeksi aktif di tubuh, penyakit hati, dan jumlah trombosit di bawah normal.
Orang yang mengonsumsi obat non-steroid, anti-inflamasi, dan pengencer darah juga sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter. Demikian pula pada perokok dan peminum alkohol, disarankan untuk menghentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol supaya kualitas darahnya lebih bersih. Semakin baik kualitas darah, akan semakin baik pula hasil yang diberikan oleh terapi ini.

“Pasien dengan pola hidup yang tidak sehat, kondisi imunitas rendah, dan pasien usia lanjut akan membutuhkan pengulangan terapi lebih banyak dibandingkan pasien dengan imunitas tubuh yang baik dan berusia muda,” pungkasnya.

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Atasi Rambut Rontok dengan Terapi Darah"